Perpustakaan dan Laboratorium Komputer Pertama di Segeram
18 Juli 2019
Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Komputer di SMPN 3 Satu Atap Sedanau, Selasa (19/7/2019). (Foto: IST)
INILAHKEPRI, NATUNA - Siswa dan puluhan masyarakat Kampung Segeram, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Selasa (16/7/2019) menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Komputer di SMP Negeri 3 Satu Atap. 

"Alhamdulillah berkat perjuangan Pak Sayed dan Pak Teguh, maka akhirnya kita mendapatkan bantuan pembangunan SMP Satap di Kampung Segeram ini. Dan dari semua SMP Satap yang dibangun tahun 2018 lalu, hanya SMP ini yang memiliki laboratorium komputer dan perpustakaan," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Natuna, Suherman, mengawali sambutannya.

Turut hadir pada kegiatan iniWadanyon I Komposit/Gardapati,  Babinsa Bunguran Barat, Babinkamtibmas Bunguran Barat.

Pembangunan Gedung Perpustakaan dan Laboratorium Komputer di SMN 3 Satu Atap Segeram ini merupakan rangkaian kegiatan Bakti Nusantara oleh Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

Bakti Nusantara merupakan kegiatan tahunan yang terdiri dari kegiatan Bangun Nusantara, Sehat Nusantara dan Inspirasi Nusantara. Tahun 2016, yayasan ini melakukan pembangunan di Desa Aik Mual, Lombok Barat, NTB, kemudian di Desa Sekon, Timor Tengah Utara, NTT. 

Tahun 2018, Yayasan Bakti Nusantara melakukan kegiatan di Desa Pasir Panjang, Pandeglang, Banten bersama Kompi I Kopassus.

"Dan tahun 2019 ini kami memusatkan perhatian di Segeram, Kabupaten Natuna" kata dr Teguh Dwi Nugroho SpB, Direktur Eksekutif Yayasan Tunas Bakti Nusantara.

Heru Diwan Arpas, tokoh pemuda Segeram mengungkapkan, keberadaan perpustakaan dan laboratorium komputer ini akan menjadikan SMP Negeri 3 Satap Segeram mampu memberikan pendidikan yang terbaik bagi masyarakat sekitar. 

"Dulu masyarakat lebih memilih untuk pindah ke Sedanau atau Kelarik untuk menyekolahkan anaknya ke SMP, sehingga Kampung Segeram ini hampir mati," ujar Heru.

Sayed Fauzan Riyadi IMAS selaku Ketua Lapangan Bakti Nusantara 2019 mengungkapkan, dipilihnya Kampung Segeram karena dinilai memiliki historis bagi Natuna. Selain itu pemilihan lebih kepada akses sekolah SMP yang sulit bagi masyarakatnya. 

"Segeram adalah kampung tua yang bersejarah, namun hari ini hampir mati karena tidak adanya SMP. Saat ini pun siswa kelas 7 hanya berjumlah 3 orang saja. Kalau mengikuti rumus, maka mustahil dibangun SMP di Segeram. Kami dari Bakti Nusantara mencoba hadir dan merangkul seluruh pihak untuk memajukan bangsa ini, terutama di batas-batas negeri," papar Sayed Fauzan.

Untuk diketahui, SMP Negeri 3 Satap Segeram dibangun oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Natuna pada tahun 2018 melalui dana bantuan Kementerian Pendidikan Nasional sebesar Rp 1,3 miliar.

Pembangunan Ruang Baca Perpustakaan dan Laboratorium Komputer di SMPN 3 Satap Segeram ditarget rampung pada September 21019. Mendiknas dijadwalkan bakal hadir dalam rangkaian kegiatan peresmian SMPN 3 Satap 22-25 September mendatang.

Berbagai rangkaian kegiatan meliputi rumah sakit lapangan, perkemahan inspirasi, pelatihan guru, dan sejumlah kegiatan lainnya. (Andri/Rls)





Berita Terkait
Lihat Semua