Ditahan di Rutan, Andi Cori Pertanyakan Penampung Plat Baja
16 Juli 2019
Andi Cori Patahudin sesaat akan memasuki mobil tahanan Kejari Tanjungpinang yang akan membawanya ke Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang, Selasa (16/7/2019). Cori ditahan setelah Polda Kepulauan Riau melimpahkan berkas perkara tahap II kepada Kejati Kepri. (Foto: Andi)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Selasa (16/7/2019) sore, melakukan penahanan teradap Andi Cori Patahudin, tersangka pencurian plat baja di Jembatan Dompak Tanjungpinang. 

Andi Cori keluar Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Jalan Basuki Rahmat, sekitar pukul 15.00 WIB dan memasuki mobil tahanan untuk kemudian dibawa ke Rumah Tahanan Tanjungpinang. 

Mengenakan kemeja putih, Andi Cori sempat memberikan pernyataan kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, dia tidak ditangkap melainkan memenuhi undangan Polda Kepri untuk melengkapi berkas pemeriksaan. 

"Jadi saya tidak ditangkap," kata Cori usai mengikuti proses penelitian berkas tahap II di Kejari Tanjungpinang.

Andi Cori mengaku tidak takut atas penahanan terhadap dirinya. 

"Kenapa harus takut. Saya laki-laki. Penjara kan tidak bikin mati. Kan masih ada Allah," ujarnya. 

"Saya mempertanyakan 480-nya kemana?" teriak Cori sesaat sebelum memasuki mobil. 

Kasi Intel Kejari Tanjungpinang, Rizki Rahmatullah menjelaskan, penahanan terhadap Andi Cori Patahudin setelah pihaknya menerima berkas pra tuntutan dari Kejati Kepri yang sebelumnya menerima pelimpahan tahap II dari Polda Kepulauan Riau. 

Andi Cori Patahudin ditahan bersama tersangka lainnya, Andrie Usmar. Keduanya dijerat pasal primer 363 ayat 1 angka 4 subsider 362 KUH Pidana. 

"Telah ditunjuk tim penuntut umum, gabungan dari Kejati Kepri dan Kejari Tanjungpinang. Berkasnya segera kami limpahkan ke Pengadilan," ujar Rizki. 

Soal penampung (pasal 480 KUHP) yang dipertanyakan Cori, Rizki menyebut pihaknya hanya menerima berkas hasil pra tuntutan. 

Namun dia menegaskan jika masih ada kemungkinan fakta akan berkembang di Pengadilan. 

" Sampai saat ini kita masih sebagaimana tersangka yang diajukan. Tidak menutup kemungkinan jika ada bukti baru. Percayakan kepada penyidik untuk mengungkap," ujar Rizki. 

Mengutip batamnews.id, Dirkrimum Polda Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto menyebut Andi Cori merupakan orang yang menyuruh melakukan pencurian plat baja di Jembatan Dompak. 

“Sesuai fakta-fakta penyelidikan, saksi-saksi, petunjuk dan barang bukti. Menjelaskan bahwa AC sebagai orang yang menyuruh lakukan pencurian, terhadap pelat baja,” ujar Kepri Kombes Pol Hernowo Yulianto sebagaimana diberitakan batamnews.id, Selasa (16/7/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Menurur Hernowo, sudah ada enam tersangka yang ditetapkan dan sudah diserahkan ke Kejati Kepri. Keenamnya yaitu L dinyatakan P21 ke Kejati tanggal 5 Maret 2019, SY, SR, dan JMS dinyatakan P21 ke Kejati pada tanggal 14 Mei 2019 dan AC dan AU tanggal 8 Juli 2019.

“Sementara kami belum menemukan bahwa ada otak pelaku selain AC, artinya sementar ini AC lah otak dari pelaku pencurian sisa pelat baja Jembatan Dompak. Belum ada inidikasi pihak lain yang terlibat,” ucap Hernowo lagi. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua