Tim Gabungan F1QR KoarmadaI Gagalkan Penydupan 21 Kg Sabu Dikemas Teh China
15 Juli 2019
Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama Arsyad Abdullah (tengah) memberikan keterangan pers terkait penggagalan penyeludupan 21 kg sabu-sabu di Lanal Karimun, Senin (15/7/2019). Nampak kemasan teh China yang digunakan pelaku untuk mengemas sabu-sabu asal Malaysia tersebut. (Foto: IST/Dispen Lantamal IV)
INILAHKEPRI, KARIMUN - Tim Gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Unit F1QR Lanal Tanjung Balai Karimun  berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 21 Kg di Perairan Karimun Anak Tanjung Balai Karimun.

Komandan Lantamal IV (Danlantamal IV) Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah menjelaskan, penggagalan upaya penyelundupan kristal haram ini terjadi pada  Sabtu tanggal  13 Juli 2019.

"Modus operandinya sabu-sabu dikemas dalam kemasan teh China berjumlah 21 bungkus yang disimpan sangat rapih didepan palka kapal yang dipress dalam bungkus," terang Danlantamal sebagaimana siaran pers, Senin (15/7/2019).

Modus operandi ini dikatakan Danlantamal cukup mengelabui petugas.

"Ditambah lagi pelaku berpura-pura sedang memancing ikan ketika petugas mendekat ke kapal tersebut," tambahnya.

Sabu-sabu terseut dibawa menggunakan kapal dengan mesin tempel 40 PK.

"Berkat informasi intelijen kapal membawa sabu-sabu ini ditangkap pada   titik koordinat 1 ̊ 8’ 761” U - 103 ̊ 26’ 295” T," tambah Danlantamal.

Oleh Tim F1QR Lanal Karimun, barang bukti bersama pelaku berjumlah satu orang ini kemydian dibawa ke Lanal Tanjung Balai Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut. Rencananya barang bukti dan tersanka akan diserahkan ke BNNP Provinsi Kepri.

Kepada petugas, pelaku mengaku sudah tiga kali memasok barang haram tersebut dari Malaysia  ke Tembilahan, Indragiri Hilir Riau. (Andri/Rls)







Berita Terkait
Lihat Semua