Tambah Rombel Jadi 38 Sampai 40 Siswa, DPRD dan Pemko Tanjungpinang Jamin Siswa Akan Diakomodir di SMP Negeri
15 Juli 2019
Siswa SMPIT Almadinah, Tanjungpinang di hari pertama sekolah, Senin (15/7/2019) pagi tadi. DPRD bersama Pemko Tanjungpinang menjamin siswa yang mendaftar melalui PPDB Online akan terakomodir di sekolah negeri dengan menambah siswa di setiap rombongan belajar (Rombel). (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanungpinang melalui Dinas Pendidikan kembali akan melakukan penjaringan siswa yang belum tertampung di SMP Negeri pada 17 Juli 2019.

Anggota Komisi I DPRD Tanjungpinang, Muhammad Kurniawan mengatakan, dari hasil evaluasi dilakukan bersama Pemko Tanjungpinang, untuk saat ini siswa yang mengikuti tahun ajaran 2019-2020 adalah siswa yang mengikuti pembelajaran sesuai sistem Peraturan Menteri Pendidikan.

"Artinya tiap rombongan belajar (Rombel) ada 32 siswa," ujarnya, Senin (15/7/2019) siang tadi.

Namun demikian, Pemerintah Kota bersama DPRD disebut Politisi PKPI ini tetap menjamin para siswa yang telah mendaftar melalui jalur PPDB tetap akan terakomodir sesuai dengan zonasi yang ada. 

Caranya dijelaskan Kurniawan adalah dengan menambah siswa di setiap rombel. Dari yang ditetapkan sebanyak 32 siswa, ditambah menjadi antara 38 hingga 40 siswa.

"Memang agak menabrak sedikit aturan, dengan bahasa kemanusiaan," katanya.

Peraturan Menteri terkait batas minimal jumlah siswa setiap Rombel dia katakan tidak bisa diterapkan mengingat akan ada banyak anak-anak yang tidak terakomodir," sebutnya.

Dinas Pendidikan dia sebut tidak bisa menambah rombel karena harus menambah ruang kelas belajar (RKB). Demikian pula jika diterapkan masuk siang menginga jumlah siswa per rombel akan sedikit.

"Oleh sebab itu akan dilaksanakan penerimaan bagi siswa yang telah mendaftar melalui jalur PPDB Online pada 17 Juli nanti (lusa)," ujar Kurniawan.

Pantauan bersama Pemko Tanjungpinang usai meninjau di SMPN 12 dan SMPN 7 siang tadi, Kuriniawan menyebut DPRD bersama Pemko Tanjungpinang menjamin semua anak-anak yang mendaftar melalui PPDB Online, tetap akan masuk ke sekolah sesuai dengan zonasi yang ada.

Dirinya mengimbau para orang tua untuk tidak khawatir. 

"Biarkan dulu sistem berjalan, dan Dinas bersama Pemerintah dan DPRD menjamin bahwa anak-anak yang mendaftar PPDB tetap akan sekolah," tandasnya. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua