KPK Pinjam Mesin Hitung Uang Milik Bank di Tanjungpinang
12 Juli 2019
Rumah Dinas Gubernur Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Informasi diperoleh dari sumber inilahkepri, untuk menghitung uang yang ditemukan di Gedung Daerah, Tim Penyidik KPK di kabarkan meminjam mesin uang milik salah satu bank di Tanjungpinang. 

"Habis shalat jumat tadi dan sampai sekarang (sekitar pukul 20.00) belum selesai dihitung. Jadi silahkan saja dikira-kira yang ditemukan?" kata sumber itu. 

Diberitakan sebelumnya, Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan menemukan uang pecahan rupiah dan mata uang asing di rumah dinas (rumdis) Gubernur Kepri Nurdin Basirun di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas KPK Febri  Diansyah melalui pesan berantai diterima inilahkepri.com Jumat (12/7/2019) malam. 

"Kami sedang melakukan proses perhitungan terhadap uang tersebut," kata Febri di pesan tersebut. 

Hari ini, KPK melakukan penggeledahan di empat lokasi. Yakni di Ruang Kerja Gubernur di Dompak, Kadis Kelautan Perikanan (DKP), Kabid Perikanan Tangkap DKP, dan Rumah Dinas Gubernur Kepri di Gedung Daerah Tepi Laut. 

Tas berisi dan kardus berisi uang itu ditemukan di rumah dinas Gubernur. Hingga malam ini, penggeledahan terkait dugaan suap dan gratifikasi izin reklamasi di Tanjungpiayu Batam ini masih berlangsung. 

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan 4 tersangka dalam dugaan suap dan gratifikasi izin reklamasi di Tanjungpiayu, Batam. Keempatnya Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Edi Sofyan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Budi Hartono dan Abu Bakar tersangka suap. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua