KPK Geledah DKP, serta Rumah Dinas dan Kantor Gubernur
12 Juli 2019
Petugas Brimob terlihat berjaga di depan Rumah Dinas Gubernur Kepri di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat) 12/7/2019). Tim Penyidik KPK melakukan penggeledahan di tiga tempat, salah satunya di Gedung Daerah. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pasca penetapan 4 tersangka suap dan gratifikasi izin reklamasi Tanjung Tering, Tanjungpiayu, Batam, sejumlah tim penyidik KPK, Jumat (12/7/2019) melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Tanjungpinang. 

Informasi diperoleh, tim KPK melakukan penggeledahan di tiga lokasi berbeda, yakni Rumah Dinas Gubernur di Gedung Daerah Tepi Laut, dan ruang kerja Kadis Kelautan dan Perikanan serta ruang kerja Gubernur di Dompak. Masing-masing tim berjumlah 5 orang. 

Pantauan di Gedung Daerah, sejumlah tim Penyidik KPK tiba sekitar pukul 11.00 WIB, dan langsung masuk ke dalam rumah dinas. Proses penggeledahan dikawal sejumlah petugas Brimob Polda Kepri. Terlihat pula sejumlah penyidik Polres Tanjungpinang. Terlihat pula sejumlah mobil digunakan KPK terparkir di rumah dinas. 

Hingga sekitar pukul 15.00 WIB, penggeledahan masih berlangsung. Sejumlah pria terlihat beberapa kali mengantar makanan dan minuman. 

"Kami cuma disuruh mengantar," kata seorang pria usai mengantarkan bungkusan plastik berisi makanan dan minuman. 

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan 4 tersangka dalam dugaan suap dan gratifikasi izin reklamasi di Tanjungpiayu, Batam. Keempatnya Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepri Edi Sofyan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Budi Hartono dan Abu Bakar tersangka suap. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua