BP Batam Gelar Rapat Persiapan Penanggulangan Keadaan Darurat dan Airport Emergency Plan Bandara Hang Nadim
11 Juli 2019
Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam Suwarso menyampaikan kata sambutan dalam rapat Persiapan Penanggulangan Keadaan Darurat dan Airport Emergency Plan Bandara Hang Nadim, Kamis (11/7/2019). (Foto: IST/Humas BP Batam)
 INILAHKEPRI, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama dengan para stakeholder yang berhubungan langsung dengan pelayanan Bandara Hang Nadim, menggelar rapat terkait rencana kegiatan penanggulanan keadaan darurat (PKD) dan Airport Emergency Plan (AEP).

Rapat digelar di Gedung IT Center BP Batam, Kamis (11/7/2019) dihadiri Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam Suwarso, Kasubdit Peralatan dan Pelayanan Darurat Bandar Udara Nazarudin Ahmad yang mewakili Bandar Udara dari Kementerian Perhubungan RI Bandara Hang Nadim Batam dan Ketua Panitia Manager Group Operational Tarzani Isrofin serta para stakeholder yang tergabung dalam anggota komite Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD), perwakilan Kapolres Bandara Hang Nadim Batam, perwakilan dari TNI AU Batam, Kepala BMKG Bandara Hang Nadim Batam, Perwakilan impinan Bea Cukai Batam, Imigrasi Batam dan juga dari pihak swasta seperti Citilink, Klinik, Pertamina Batam dan juga para pihak yang mendukung kegiatan persiapan rapat PKD Bandara Hang Nadim Batam.

Suwarso, dalam rapat menyampaikan, sosialisasi PKD ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dan fasilitas Bandar Udara terhadap segala jenis situasi darurat yang dapat terjadi dan mengancam kegiatan operasional penerbangan dan pelayanan terhadap pengguna jasa Bandar Udara.

Kegiatan Penanggulanan Keadaan Darurat (PKD) ini rencananya akan dilaksanakan di bulan November 2019, melibatkan dari para stakeholder baik instansi pemerintah maupun swasta.

Kami sangat membutuhkan bantuan dan koordinasi dari para stakeholder dan seluruh pihak terkait yang tentunya dapat membantu kelancaran kegiatan PKD dapat berlangsung dengan baik," ujar Suwarso.

BP Batam sebagai pengelola Bandara Hang Nadim Batam dikatakan Suwarso akan mendukung penuh segala persiapan latihan pelaksanaan kegiatan PKD yang menurut ketentuan Undang-Undang Penerbangan no 1 tahun 2009 bahwa program kegiatan PKD di bandara minimal dilaksanakan 2 kali dalam setahun dan kita diberikan waktu 120 hari setelah dibentuknya Komite Penanggulanan Keadaan Darurat (PKD) Bandara Hang Nadim Batam.

Nazarudin Ahmad yang sekaligus membuka acara rapat persiapan komite PKD tersebut menyampaikan bahwa Kegiatan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) sangat penting, khsusunya dalam tanggungjawab atas keselamatan jiwa para pengguna jasa Bandara.

"Oleh karena itu, rapat ini tentunya sangat penting bagi kita semua untuk mengetahui apa-apa saja yang harus kita lakukan dalam menghadapi dan menanggulangi kondisi keadaan darurat di Bandara Hang Nadim Batam," pungkasnya.

"Intinya kita ini untuk mengkoordinasikan secara cepat, tepat dan efektif dalam menanggulangi keadaan kondisi terjadinya keadaan darurat kebakaran di Bandara Hang Nadim, dimana latihan-latihan ini sudah ada di dalam dokumen emergency exercise yang nantinya akan kita terapkan didalam latihan PKD yang nantinya akan kita laksanakan pada bulan November 2019."

Nazarudin juga berharap bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kebaikan bagi kita semua khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para masyarakat pengguna jasa penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam. (Adi/Rls)





Berita Terkait
Lihat Semua