Tak Dipinjamkan Uang, Remaja Coba Merudapaksa Istri Paman
06 Juli 2019
RA (mengenakan baju tahanan) kini mendekam di balik jeruji Polsek Tanjungpinang Timur. (Foto: IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kesal tak diberi pinjaman uang, RA, seorang remaja berusia 24 tahun di Tanjungpinang, khilaf lalu mencoba merudapaksa RM, wanita 40 tahun yang merupakan istri pamannya sendiri. 

Kejadian itu berlangsung 21 Juni 2019 malam. Di rumah pamannya di Perumahan Kijang Kencana 4, RA menyampaikan niat meminjam uang  Rp300 ribu. 

RM tidak mengiyakan. Dia meminta RA menunggu pamannya yang saat itu tidak ada di rumah, lalu berlalu masuk ke dalam kamar. 

Sepeninggal RM, RA yang berada di ruang tamu gusar. Pikirannya seketika berkecamuk saat melihat bibirnya berbaring. Cukup lama dia memandang sang bibi di antara celah pintu. 

Mungkin dirasuki setan, RA seketika bangkit kemudian mendobrak pintu. Sang bibi yang ketika itu sontak beranjak dia rangkul. Sang bibi melawan karena keponakan suaminya itu akan merudapaksa. 

RA menghentikan upayanya setelah bibinya berteriak minta tolong. Dia langsung kabur. 

Baju Sobek dan Luka Gores di Dada

Usai kejadian itu, RM mengadu. Suaminya berang lalu melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tanjungpinang Timur. 

Kepala Unit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Ardian menjelaskan, upaya rudapaksa dilakukan RA itu dapat dibuktikan dari hasil visum. 

"Bagian dada korban ada luka goresan. Baju yang dipakainya waktu itu juga sobek," ungkap Iptu Ardian kepada wartawan, Sabtu (6/7/2019).

Oleh orang tua dan sejumlah keluarganya, RA yang dua minggu kabur ke Batam kemudian diserahkan ke Polsek Tanjungpinang Timur, Jumat (5/7/2019).

Di Mapolsek Tanjungpinang Timur, Sabtu (6/7/2019), RA yang  dijerat pasal 285 jo pasal 289 jo pasal  53 KUHP kmaren upaya percobaan pemerkosaan mengakui perbuatannya. 

"Saya khilaf. Emosi juga," katanya. 

RA mengaku sangat butuh uang untuk mengembalikan utang kepada temannya untuk memperbaiki sepeda motor. 

"Saya khilaf," katanya lagi. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua