Tempat Duduk Tidak Tersedia, Ratusan Calon Penumpang KM Bukit Raya Gagal Berangkat
05 Juli 2019
Loket penjualan tiket PT Pelni (Persero) di Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang. Ratusan warga gagal berangkat disebabkan tiket KM Bukit Raya yang sudah habis terjual. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Puluhan warga terpaksa menunda keberangkatan mereka disebabkan tidak mendapatkan tiket KM Bukit Raya.

Puluhan bahkan ratusan warga terlihat memenuhi halaman kantor PT Pelni di Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Jumat (5/7/2019). Sebagian diantaranya mengaku telah menunggu sejak pagi.

 
Rata-rata di antara mereka menyatakan hendak pulang kampung, melaksanakan liburan sekolah bersama keluarga. 

Rizaldi misalnya. Dia mengaku tiba di PT Pelni sejak pukul 07.30 WIB.

"Saya di sini sudah dari jam 07.30. Saya mau ke Tanjungbalai Karimun. Tapi katanya tiketnya habis," ungkap Rizaldi.

Dia mengaku sebelumnya telah mendapatkan formulir dari petugas loket penjualan tiket.

"Untuk apa dikasih formulir kalau ternyata tiketnya habis," kata Rizaldi.

Kekecewaan juga dirasakan Dayang. Menurutnya, niat membeli tiket KM Bukit Raya sudah dia upayakan sejak Senin lalu.

"Hari Senin lalu saya datang ke sini. Tapi oleh petugas saya disuruh datang hari ini. Tapi ternyata tiketnya tidak ada," kata Dayang kesal.

Informasi yang dia dapat dari petugas, ada seribu tiket tujuan Natuna yang telah habis terjual.  

"PT Pelni menyuruh kami menunggu informasi dari pusat. Jadi kami tunggulah ini sampai ada informasi dari pusat," katanya. 

Sementara itu, Kepala PT Pelni Cabang Tanjungpiang, Safrani menjelaskan, tidak dijualnya tiket KM Bukit Raya disebabkan seat (tempat duduk) dan seat tambahan telah habis.

"Kapalkan ada kapasitasnya,Kalau sudah habis jangn memaksakan diri, karena ini. menyangkut keselamatan jiwa manusia," singkatnya. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua