Perusahaan Rental Pakaian dan Tas Style Theory Buka Investasi di Batam
02 Juli 2019
Manajemen Style Theory memberikan penjelasan mengenai rencana investasi mereka di BP Batam, Senin (1/7/2019) pagi. Perusahaan asal Singapura ini berencana membuka aktivitas pemeliharaan pakaian dan Tas bermerk di Batam untuk kemudian diekspor kembali ke Singapura. (Foto: IST/ Humas BP Batam)
INILAHKEPRI, BATAM - Style Theory, sebuah perusahaan penyewaan (rental) pakaian tas bermerk dunia, memilih Batam sebagai tempat pengembangan bisnis. 

 Bisnis dimaksud berupa pemeliharaan terhadap produk, mulai dari pembersihan, perbaikan, dan perawatan barang. 

"Setelah melakukan pemeliharaan di Batam, maka produk-produk tersebut akan di ekspor kembali ke Singapura," ujar Christopher Revandus Halim, Co Founder CEO Style Theory. 

Styles Theory merupakan perusahaan yang didirikan oleh Christopher Revandus Halim, berupa aplikasi sewa baju bermerk yang pertama kali diluncurkan di Singapura dan mulai masuk ke Indonesia pada November 2017 tahun lalu. 

Lewat aplikasi Style Theory, kegiatan menyewa pakaian bermerk tersebut dapat dilakukan tanpa batas. Aplikasi ini memberikan kesempatan kepada para penggunanya untuk bergaya sesuai pilihan konsumen.

Senin (1/7/2019) pagi, Style Theory melakukan kunjungan ke Badan Pengusahaan (BP) Batam. Niat investasi itu mereka sampaikan kepada  Kasubdit Promosi BP Batam Ferdiana Sumiartony dan Plh Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Evy Elfiana Bangun. 

“Untuk kegiatan rental dilakukan di Singapura, jadi di Singapura pun kita ada gudangnya tersendiri. Pengiriman dilakukan ke Batam hanya untuk pemulihan saja, kemudian dikirim lagi ke Singapura untuk di simpan lagi.” terang Christopher Revandus Halim saat pertemuan berlangsung. 

Dia berharap kegiatan ekspor-impor produk yang akan dilakukan di Batam bisa berjalan dengan lancar, tidak ada ketundaan yang berlangsung lama.

Menanggapi hal ini, Plh Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam Evy Elfiana Bangun menjelaskan beberapa peraturan dan dokumen yang harus dilengkapi oleh Style Theory sebelum memulai bisnisnya di Batam.

“Untuk kategori perusahaan cabang tidak diperkenankan melakukan maintenance di Batam dikarenakan adanya kegiatan usaha yang dilakukan. Sebab untuk maintenance pasti memerlukan tempat (bangunan), peralatan, sampai tenaga kerja, sehingga memang harus ada modal yang ditanamkan untuk didata, " jelasnya. 

Namun Evi menegaskan kegiatan pemeliharaan produk tersebut 100 persen terbuka untuk asing. Ia menegaskan bahwa setiap kali melakukan ekspor-impor barang harus melengkapi ijin kepada BP Batam, dengan proses maksimal 4 hari.

“Kami menyambut baik inisiasi dari Style Theory untuk berinvestasi di Batam dan akan kami pandu dokumen-dokumen yang diperlukan melalui Sistem Informasi Keluar Masuk Barang (SIKMB) BP Batam," jelasnya. 

SIKMB adalah Sistem Informasi berbasis web yang dibuat untuk mempermudah pengusaha mengajukan permohonan ke BP Batam secara online dalam hal pengajuan izin keluar masuk barang ke dan dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. 

Perusahaan/ importir/ ekportir/ pelaku usaha dapat mengajukan permohonan keluar masuk barang dengan mengajukan permohonan secara online melalui aplikasi SIKMB yang dapat diakses melalui alamat : http://ftzbbk.bpbatam.go.id/. (Adi




Berita Terkait
Lihat Semua