BPNB Kepri Ubah Format Media Penyampaian Informasi Nilai Budaya
27 Juni 2019
Tradisi penyambutan tamu di Pulau Penyengat. Untuk mempemudah penyerapan informasi nilai kebudayaan, BPNB Kepri mengubah format media penyampaian informasi yang selama ini hanya mengandalkan teks. (Foto: Dokumen inilahkepri/Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dokumen terkait kebudayaan selama ini cenderung hanya dinikmati oleh penulis, analisis. Supaya bisa dinikmati secara umum, khususnya di kalangan muda, Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepulauan Riau merubah format media penyampaian informasi non teks.

"Tetapi dalam bentuk lain juga. Semisal komik, film sketsa. Atau kalau di medsos (media sosial) berupa teaser seupaya mudah dipahami," ujar Kepala BPNB Kepri, Toto Sucipto, Kamis (27/6/2019).

Menurut Toto, BPBB Kepri yang membawahi wilayah Kepulauan Riau, Jambi, Riau dan Bangka Belitung, banyak mengkaji sejumlah nilai lokal, semisal tata krama, kesenian tradisional, pantang larang.

Hasil kajian yang selama ini disampaikan dalam bentuk buku dikatakan Toto hanya dinikmati oleh kalangan tertetu saja. 

"Tidak secara umum. Orang malas melat dalam bentuk teks. Apalagi budaya membaca masyarakat yang masih rendah. Kita coba dalam berbagai media. Bagaimana supaya mudah dicerna oleh seumuran anak-anak. Mulai dari anak seusia TK hingga SMA," paparnya.

Menurut Toto, hasil kajian nilai budaya yang dihasilkan BNPB telah disebarkan ke berbagai kalangan, termasuk instansi pemerintahan. Baik berupa buku, komik, sketsa maupun teaser. 

Selain penyebaran informasi nilai budaya melalui beragai media tadi, lanjut Toto, pengenalan nilai budaya dilakukan BMPB dengan aktif melaksanakan internalisasi budaya, diantaranya dengan lomba, festival, seminar, maupun dialog. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua