Mengejutkan, 16 Ribu Pekerja Batam Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
26 Juni 2019
Personel Polda Kepri menunjukkan hasil pengujian narkoba di Mapolres Tanjungpinang belum lama ini. Survei dilaksanakan BNN bersama LIPI menunjukkan, sebanyak 16 ribu pekerja di Kota Batam terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Survei dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2018 menunjukkan hasil mengejutkan. Sebanyak 16 ribu pekerja di Batam terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba).

Survei dilaksanakan BNN bekerjasama dengan LIPI pada tahun 2018 dilakukan di 16 kota di Indonesia, salah satunya Kota Batam.

Kepala BNN Provinsi Kepri, Brigjen (Pol) Richard Nainggolan, di Tanjungpinang, Selasa (25/6/2019) menjelaskan, survei yang dilakukan berfokus kepada pengaruh narkoba di lingkungan pekerja, pelajar, dan rumah tangga.

Menurut Richard, tahun 2016 lalu BNN juga pernah melakukan survei jumlah penyalahgunaan narkoba di Kepri secara umum. Survei bersama Universitas Indonesia (UI) menyatakan 26.540 warga Kepri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. 

Menurut Richard, Provinsi Kepri menyumbang 1,7 persen penyalahguna narkoba secara nasional yang jumlahnya mencapai 4 juta orang.

"Saat ini Indonesia tengah darurat narkoba karena hampir seluruh daerah tidak ada lagi yang terbebas dari narkoba," ungkapnya.

Pengaruh narkoba ditegaskan Richard telah masuk ke berbagai kalangan masyarakat, hingga berpotensi merusak kemajuan, daya saing serta masa depan bangsa Indonesia.

BNN dia katakan akan terus berupaya menekan pengaruh narkoba ke semua lini kehidupan masyarakat mulai dari melakukan penyuluhan di lingkungan keluarga, melakukan rehabilitasi terhadap pecandu atau penyalahguna narkoba, serta bertindak tegas terhadap para sindikat pengedar narkoba, termasuk pemberian hukuman mati kepada pengedar yang dianggap sebagai tindakan konstitusional. (Oma)




Berita Terkait
Lihat Semua