342 JCH Tanjungpinang Ikuti Bimbingan Manasik Haji
23 Juni 2019
Walikota Tanjungpinang, Syahrul di sela pembukaan bimbingan manasik Haji JCH Tanjungpinang di Aula Kantor Walikota, Senggarang, Minggu (23/6/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Sebanyak 342 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Tanjungpinang mengikuti bimbingan manasik haji diadakan Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang. 

Kegiatan dilaksanakan tiga hari mulai Senin 24-27 Juni mendatang. 

Kegiatan dihadiri Walikota Tanjungpinang Syahrul di  Aula lantai 3 Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang, Minggu (23/6/2019).

Kepala Kantor Kemenag Tanjungpinang, H Syamsutarmizi dalam sambutannya menyampaikan, data jamah haji asal Kota Tanjungpinang musim haji 1440 H/2019 M berjumlah 342 jemaah. Jumlah ini lebih banyak dibanding JCH tahun sebelumnya. 

JCH Tanjungpinang tahun ini terdiri Tanjungpinang Barat 74 jemaah, Tanjungpinang Kota 11 jemaah, Tanjungpinang Timur 144 jemaah, dan Bukit Bestari 113 jemaah.  Terdapat 9 jemaah masuk dan 7 jemaah keluar yang tercatat dalam data mutasi. 

"Kegiatan pelaksanaan manasik tingkat kacamatan di laksanakan 24-27Juni di lokasi masing-masing kecamatan. Gladi posko simulasi lapangan dilaksanakan pada 29 Juni di Masjid Raya Nur Illahi Dompak," papar Syamsutarmizi dalam laporannya. 

Lebih lanjut dia menyampaikan jemaah tertua yang mengikuti musim haji tahun ini, atas nama Yatini binti Saryadinara yang berusia 85 tahun dan yang termuda atas nama Nuzul Abdimatrifatullah usia 26 tahun. 

"Tujuan dilaksanakannya manasik haji ini untuk memberikan pemahaman kepada jemaah haji, syarat, rukun dan wajib haji, memberikan pemahaman hak dan kewajiban jamaah haji, dan menciptakan jamaah haji yang mandiri," terangnya lagi.

Walikota Syahrul dalam sambutannya mengatakan, mengerjakan ibadah haji merupakan panggilan Allah, maka bagi yang bisa melaksanakan haji tahun ini harus disyukuri. 

Kata Syahrul, dalam menunaikan ibadah haji yang utama adalah harus memiliki niat karena panggilan Allah. 

"Persiapkan diri sebaik-baiknya seperti menjaga kesehatan jasmani dan rohani, dalam pelaksanaan haji nantinya banyak gerakan fisik, hal yang tidak kalah pentingnya memahami ilmu manasik sehingga, seluruh rangkaian ibadah haji kita sesuai dengan kaidah yang telah di tetapkan oleh ayariah," papar Syahrul.

Syahrul juga mengimbau kepada JCH agar pergunakan waktu sebaik-baiknya untuk memperbanyak ibadah selama di tanah suci.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau Dr. Drs. H. Mukhlisuddin, SH.MA, membuka kegiatan bimbingan manasik haji ini berpesan kepada para jamaah calon haji untuk tidak bosan-bosannya dalam mengikuti manasik haji.

"Ikuti dengan seksama karena bekal pengetahuan  manasik sangat berguna bagi calon jamaah haji nantinya di tanah suci," ucap Mukhlis. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua