Kadinkes Kepri Pesankan Pemudik Waspadai ISPA dan Hipertensi
03 Juni 2019
Suasana arus mudik di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Minggu (2/6/2019). Kadinkes Kepri Tjetjep Yudiana mengimbau warga yang mudik lebaran waspadai ISPA dan hipertensi. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengimbau warga untuk mengkonsumi buah-buahan dan membawa perbekalan obat selama mudik lebaran untuk menghindari Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).  


"Penyakit Inpeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) paling banyak dialami masyarakat saat mudik hari raya Idul Fitri," kata Tjetjep, Senin (3/6/2019).

Penurunan stamina selama perjalanan mudik, ditambah mengkonsumi makanan berlemak berlebihan saat hari raya dia sebut dapat memicu peningkatan ISPA.

"Biasanya dipengaruhi daya tubuh menurun, akibat kurangnya istirahat saat mudik, serta ditambah mengkonsumsi makanan berlemak dan mengandung santan secara berlebihan saat lebaran," jelasnya.

Menurut Tjetjep, ISPA merupakan infeksi yang mengganggu pernapasan yang umumnya disebabkan oleh virus. Virus itu dapat menyerang area hidung, trakea dan paru-paru.

Untuk menghindari terkena ISPA, Tjetjep  mengimbau masyarakat Kepri mengurangi konsumi makanan berlemak yang biasanya menjadi menu hidangan lebaran, seperti rendang, opor ayam, dan aneka hidangan seafood.

"Perbanyak konsumsi buah-buahan, makanan yang mengandung protein seperti ikan. Jangan lupa tetap meminum air putih delapan gelas sehari," katanya menyarankan.

Tjetjep juga menyarankan warga  untuk aktif cek kesehatan ke dokter atau puskesmas terdekat usai lebaran. Ia juga mengimbau warga yang melaksanakan mudik supaya membawa obat-obatan kesehatan. Karena selain ISPA, saat lebaran penyakit Hipertensi juga rentan menyerang masyarakat.


"Intinya tetap jaga pola makan dan istirahat selama mudik. Lebaran memang setahun sekali, tetapi kondisi kesehatan tubuh juga harus menjadi perhatian utama masyarakat," tuturnya. (Oma)





Berita Terkait
Lihat Semua