Berkas Tahap II Dugaan Pelanggaran Pemilu Dilimpah ke Kejari Tanjungpinang
29 Mei 2019
Sejumlah Komisioner Bawaslu Tanjungpinang menyerahkan berkas perkara tahap II 7 tersangka dugaan pelanggaran Pemilu di Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Rabu (29/5/2019). (Foto: IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, Rabu (29/5/2019), menerima pelimpahan berkas perkara dugaan pelanggaran pemilu dari 7 tersangka dari Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Tanjungpinang. 

Dari tujuh tersangka tiga diantaranya berstatus Caleg, yakni M Apriyandi (Caleg Gerindra) serta Brando Ahmad Purba dan Rantha Fauzi yang merupakan Caleg Partai Garuda. 

Sedangkan tiga lainnya adalah warga (koordinator lapangan) dari Partai Garuda, bernama Warsono dan Wahyu, serta Agustinus  dan Yusrizal dari Partai Gerindra. 

Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang, Rizky Rahmatullah menjelaskan, pada  pelimpahan perkara tahap dua itu, dari 7 tersangka pidana pemilu, hanya M Apri yandi saja yang hadir. 

"Sedangkan enam tersangka lain in absencia (tidak hadir)," Ujar Rizky. 

Setelah dilimpahkanya berkas perkara ini, Kejari Tanjungpinang akan menyusun berkas dakwaan untuk kemudian segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang. 

"Karena akan masuk cuti bersama, berkas akan dilimpahkan setelah selesai lebaran," ungkapnya. 

Sebagaimana diketahui, berkas perkara ketujuh tersangka ini akan dipisahkan dalam 3 laporan polisi yang dibagi dalam 6 berkas perkara. 

Barang bukti diajukan, caleg Brando Ahmad Purba ditemukan 4 amplop diantaranya dua amplop berisi Rp 240 ribu dan dua amplop lagi berisi Rp 250 ribu, sedangkan barang bukti lainnya surat suara ditemukan di luar amplop. 

M Apriyandi barang bukti berupa  3 amplop, masing-masing berisi Rp200 ribu yang diberikan melalui korlap kepada warga. Selain itu juga didapati kartu nama di luar amplop. 

Sedangkan untuk Rantha Fauzi ditemukan barang bukti 3 amplop yang isinya masing-masing berisi Rp 200 ribu dan ditemukan citra diri. (Andri




Berita Terkait
Lihat Semua