8.600 Paket Bapok Murah Disebar ke Warga Tanjungpinang
17 Mei 2019
Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Kadisperdagin Kota Tanjungpinang Ahmad Yani menyerahkan paket bahan pokok kepada masyarakat pada pembukaan pasar murah jelang Ramadan, Jumat (17/5/2019). Ada 8.600 paket bapok disebar di 18 kelurahan di Tanjungpinang. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Sebanyak 8.600 paket bahan pokok (bapok) murah disebar untuk dijual kepada warga kurang mampu di 18 kelurahan di Kota Tanjungpinang.

Paket Bapok terdiri dari 3 kg gula pasir premium, 1 kg tepung terigu, 1 papan telor isi 30 butir, dan 2 liter minyak goreng. Paket Bapok ini dijual dalam kegiatan pasar murah digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) Tanjungpinang selama 3 hari, dimuai 17,18, dan 20 Mei 2019.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagin) Tanjungpinang Ahmad Yani menjelaskan, total seluruh paket tersebut hanya dijual Rp90 ribu.

"Di lapangan nilanya Rp133 ribu. Pemerintah memberikan subsidi Rp43 ribu sehingga harganya menjadi Rp90 ribu," kata Yani di sela peluncuran pasar murah jelang Idul Fitri 1440 H digelar di Kantor Disperindagin Tanjungpinang, Jumat (17/5/2019). 

Pembukaan pasar murah dihadiri Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, pejabat Bank Indonesia, Bulog, serta sejumlah pejabat instansi vertikal lainnya.

Menurut Yani, pasar murah Ramadan ini digelar di 17 titik di Tanjungpinang. Warga yang berhak membeli paket bapok murah ini telah diakomodir pihak kelurahan.

"Warga yang berhak membeli adalah mereka yang memiliki kupon yang telah diakomodir kelurahan," ungkapnya.

Dalam kesempatan sama, Wali Kota Syahrul menyebut pasar murah penting digelar untuk mendukung daya beli dan jaminan pemenuhan bahan pokok terjangkau masyarakat khususnya jelang lebaran.
 
Syahrul pada kesempatan tersebut mengingatkan pedagang tidak menjual barang di atas harga eceran tertinggi (HET). 

Sementara Gubernur Nurdin dalam sambutannya menekankan agar pendistribusian bahan pangan harus tetap terjaga.

"Selain menjamin kebutuhan pangan, pendistribusian juga harus dijamin," tegas Gubernur. (Andri) 





Berita Terkait
Lihat Semua