Hakim Kembali Tolak Permohonan Tahanan Kota Dokter Yusrizal
14 Mei 2019
Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Admiral. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Admiral, menegaskan menolak permohonan tahanan kota diajukan Dokter Yusrizal. 

Permohonan penangguhan penahanan itu diajukan IDI Pusat melalui Dokter Yusrizal dan Kuasa Hukumnya pada persidangan digelar di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (13/5/2019) sore.

"Pada prisifnya kami tetap kepada petusan sebelumnya," kata Admiral usai jalannya sidang. 

Diberitakan sebelumnya, Dokter Yusrizal ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang sejak kasus ini digelar di Pengadilan Negeri Tanjugpinang Selasa (30/4/2019) lalu. Hakim menolak permohonan diajukan Dokter Yusrizal yang didasarkan atas jaminan pihak keluarha dan Direktur RSUP Raja Ahmad Thabib tempat dia bertugas.

Dalam penetapannya, Majelis Hakim menganggap Dokter Yusrizal bukanlah satu-satunya ahli kandungan. Penahanan terhadap dr Yusrizal lebih kepada mengedepankan persamaan perlakuan di mata hukum (equality before the law). 

"Kasus ini juga mendapat perhatian masyarakat," ungkap Admiral yang juga sebagai Hakim Ketua dalam kasus ini.

Selain itu, pasal dikenakan terhadap dr Yusrizal, melanggar pasal 351 ayat 1 dan pasal 360 ayat 1, dianggap memenuhi syarat untuk ditahan. (Andri) 




Berita Terkait
Lihat Semua