Ribuan Pegawai BP Batam Tandatangani Spanduk Penolakan Ex Officio
09 Mei 2019
Ribuan Pegawai BP Batam membubuhkan tandatangan di atas spanduk sebagai bentuk penolakan terhadap ex officio Kepala BP Batam, Kamis (9/5/2019). (Foto: Maulana)
INILAHKEPRI, BATAM - Ribuan pegawai Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kamis (9/5/2019), melakukan penandatanganan penolakan Ex Officio Kepala BP Batam.

Penandatanganan penolakan dilakukan di sebuah spanduk berukuran besar. Tidak hanya ditandatangani, spanduk berisi tandatangan itu kemudian dibentangkan disejumlah titik di kota Batam. Salah satunya didepan kantor BP Batam, Batam Center.

Terkait ini, Kepala Subdit Humas BP Batam, Muhammad Topan menjelaskan, hal ini dilakukan secara spontan dan murni sebagai penyampaian aspirasi.

"Tidak ada yang mengkomandoi. Ini murni spontanitas saja," kata Topan.

Topan berharap aspirasi mereka sampai ke Presiden sebagai bahan pertimbangan untuk melanjutkan kebijakan Ex officio.

Didasarkan pernyataan mantan Presiden RI yang juga mantan Kepala Otorita Batam, BJ Habibie saat berkunjung ke BP Batam beberapa waktu lalu, Topan menyatakan kota Batam harus dikembalikan seperti dulu lagi.

Menurutnya, hal ini untuk memajukan dan mengembalikan Batam sebagaimana visi misi awal pembangunannya, sebagai wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

Topan berharap  harapan BJ Habibie bisa terwujud.

"Ini tidak hanya untuk kepentingan BP Batam saja, tapi juga untuk kebaikan dan kemajuan Kota Batam," ujarnya menambahkan.

Topan berharap pemerintah pusat dapat meninjau ulang keputusan untuk mengangkat Wali Kota Batam sebagai Ex officio Kepala BP Batam.

Hingga sore tadi, spanduk penolakan Ex Officio Kepala BP Batam masih terpasang di sejumlah lokasi di Kota Batam. (Maulana)





Berita Terkait
Lihat Semua