Majelis Hakim PN Tanjungpinang Perintahkan Dokter Yusrizal Ditahan
30 April 2019
Dokter Yusrizal (kanan) saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Selasa (30/4/2019). (Foto:IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang memerintahkan Dokter Yusrizal Saputra, SpOG ditahan setelah sebelumnya dalam proses penyidikan di Kepolisian dan Kejaksaan berstatus tahanan kota. 

Penetapan penahanan terhadap Dokter Yusrizal ini dibacakan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang diketuai Admiral didampingi oleh Majelis Hakim Anggota,  Iriati Khoirul Ummah dan Santonius Tambunan di PN Tanjungpinang, Selasa (30/4/2019).

Dalam jalannya sidang perdana kasus dugaan penganiayaan itu, Admiral menyatakan menolak permohonan penangguhan penahanan, atau permintaan tahanan kota diajukan terdakwa. 

Permohonan tahanan kota diajukan Dokter Yusrizal 26 April 2019, dengan jaminan keluarga dan Direktur RSUD Raja Ahmad Thabib. 

Dalam penetapannya, Majelis Hakim menganggap Dokter Yusrizal bukanlah satu-satunya ahli kandungan. 

Admiral, usai jalannya sidang menyatakan, penahanan terhadap dr Yusrizal lebih kepada mengedepankan persamaan perlakuan di mata hukum (equality before the law). 

"Kasus ini juga mendapat perhatian masyarakat," ungkapnya. 

Selain itu, pasal dikenakan terhadap dr Yusrizal, melanggar pasal 351 ayat 1 dan pasal 360 ayat 1, dianggap memenuhi syarat untuk ditahan. 

"Sama seperti kasus dengan dakwaan yang sama, sehingga terdakwa memenuhi syarat untuk ditahan," ungkap Admiral lagi. 

Dalam penetapannya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang memerintahkan Jaksa Penuntut Umum untuk melaksanakan perintah penahanan. 

Yusrizal yang didampingi kuasa hukumnya Andi Muhammad Asrun terlihat syok mendengar penetapan tersebut. Setelah jalannya sidang dia segera dibawa ke Rumah Tahanan Tanjungpinang. (Andri






Berita Terkait
Lihat Semua