Miliki Sabu-sabu, 2 Wanita dan 1 Pria di Tanjunguban Diringkus Polisi
15 April 2019
Petugas Sat Res Narkoba Bintan saat melakukan penggeledahan di kediaman Angga, salah satu tersangka kepemilikan sabu-sabu yang diamankan bersama dua wanita tersangka lainnya, Rabu (10/4/2019). (Foto: IST/Satres Narkoba Polres Bintan)
INILAHKEPRI, BINTAN - Petugas Satres Narkoba Bintan mengamankan dua wanita dan seorang pria yang merupakan pengguna dan pengedar sabu-sabu.

Ketiga tersangka: Lysa (24), Yordhania Sylvipratiwi (29) dan Angga Indrawan Yulianto (37). 

Kepala Sat Res Narkoba Polres Bintan, AKP Nendra Madya Tias menjelaskan, ketiga tersangka diamankan secara terpisah pada Rabu (10/4/2019) lalu.

Pengungkapan diawali dari diamankannya Lysa. Wanita warga Taman Sari Tanjunguban ini diamankan di Lapangan Buton, Mentigi, Bintan Utara, Rabu (10/4/2019) sekitar pukul 14.45 WIB.

"Tersangka diamankan setelah sebelumnya kami mendapat informasi adanya transaksi narkoba," kata AKP Nendra, Senin (15/4/2019) siang.

Dari tangannya petugas Sat Res Narkoba Polres Bintan mengamankan satu paket diduga sabu-sabu di dalam plastik bening. Kepada petugas, dia mengaku membeli sabu-sabu tersebut dari wanita dia kenal bernama Sylvi.

Dari informasi ini petugas segera melakukan pengembangan. Hanya berselang 15 menit, petugas berhasil mengamankan Sylvi. Dia diamanakan di kediamannya di Komplek KPLP Bintan Utara. Ketika melakukan penggeledahan, satu paket sabu-sabu, alat hisap sabu-sabu, mancis (korek api), dan uang tunai Rp400 ribu yang diakui sebagai hasilpenjualan sabu-sabu.

Tidak hanya mengamankan keduanya, di hari yang sama polisi juga mengamankan seorang pria bernama Angga (35). Warga Jalan Imam Bonjol Tanjunguban ini diamankan atas pengembangan atas penangkapan terhadap Lysa dan Sylvi. Dari Angga polisi mendapati satu paket sabu-sabu yang diamankan dari saku celana, serta alat hisap.

"Sabu-sabu itu dia (Angga) akui didapat dari seorang pria berinisial S yang masih DPO," ujar AKP Nendra.

Ketiga tersangka kini mendekam di balik jeruji Polres Bintan. Mereka dijerat Pasal 114 ayat 1 sub 112 ayat 1 jo 132 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua