Yakini Masuk Ranah Hukum Perdata, Iwan Kurniawan Sebut Akan Kooperatif Hadapi Laporan Penipuan Terhadap Dirinya
10 April 2019
Iwan Kurniawan. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan dana sebesar Rp500 juta, Iwan Kurniawan, Caleg Partai Nasdem Dapil 3 Bintan, menegaskan akan kooperatif dan mengikuti langkah hukum ditempuh pelapor.

Di sebuah rumah makan di Kawasan Bintan Center, Selasa (9/4/2019) malam, Iwan menyebut pelaporan terhadap dirinya itu merupakan hak pelapor.

"Itu hak dari pelapor dan saya tidak bisa mencegah," ujar Iwan yang juga advokat.

Menurutnya, permasalahan dirinya dengan Johan Lee Fortune sebagai pelapor merupakan delik perdata, bukan pidana sebagaimana laporan yang disampaikan ke Mapolres Tanjungpinang, Senin (8/4/2019). 

"Ini adalah permasalahan bisnis yang hingga kini masih berlangsung. Saya punya komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sebagaimana yang saya janjikan kepada Johan," papar Iwan.

Sebelumnya, permasalahan ini mencuat setelah Johan Lee Fortune melaporkan Iwan ke Mapolres Tanjungpinang, Senin. Pelaporan dengan nomor LP B/49/IV/2019/Kepri/SPK-Res Tpi itu dibuat Johan karena menganggap Iwan ingkar akan mengembalikan dana sebesar Rp500 juta miliknya sebagai modal membangun perumahan di kawasan Tobong Bata, Tanjungpinang.

Johan merasa tertipu karena rumah yang dijanjikan Iwan pada Agustus 2018 lalu tidak kunjung terealisasi disebabkan adanya permasalahan lahan.

Sebelumnya antara keduanya telah dilakukan mediasi. Bertempat di Mapolres Tanjungpinang, 1 April 2019 lalu, Iwan membuat perjanjian akan mengembalikan dana seminggu berselang.

"Tapi sampai kemarin (Senin, 1/4/2019), belum ada kejelasan. Iwan dihubungi polisi tapi tidak mengangkat. Makanya saya laporkan," ungkap Johan.

Langkah hukum itu disebut Johan juga tertuang dalam perjanjian yang mereka buat di hadapan polisi. (Andri)  




Berita Terkait
Lihat Semua