Hujan Lebat Disertai Petir Diprediksi Terjadi di Pulau Bintan
08 April 2019
Hujan yang berlangsung di Tanjungpinang beberapa waktu lalu. BMKG Tanjungpinang memprediksi Pulau Bintan akan diguyur hujan dalam sepekan terakhir. (Foto: Andri Mediansyah)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Tanjungpinang memprediksi akan berlangsung hujan deras disertai petir di wilayah Pulau Bintan dalam sepekan terakhir.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Khalid Fikri, Senin (8/4/2019) menjelaskan, musim panas yang yang berlangsung di sebagian wilayah Kepri di antaranya disebabkan kuatnya Indeks Dipole Mode.

Dipole Mode merupakan fenomena anomali suhu permukaan air laut di Samudera Hindia tropis bagian barat yang lebih besar dari pada di Samudera Hindia tropis bagian timur. Hal ini mengakibatkan peningkatan curah hujan dari normalnya di pantai timur Afrika dan Samudera tropis Hindia bagian barat. Sedangkan di Samudera Hindia tropis bagian Timur mengalami penurunan curah hujan dari normalnya yang mengakibatkan kekeringan di pantai Benua Maritim Indonesia.

Namun dari analisis dinamika atmosfir dilakukan BMKG Tanjungpinang, pengaruh fenomena skala global yakni El Nino, Dipole Mode, dan Madden-Julian Oscillation (MJ0) belakangan tidak terlalu signifikan mempengaruhi kondisi cuaca di Pulau Bintan. 

Faktor cuaca skala meso (terdapat pola siklonik di perairan Selatan Jawa dan Nusa Tenggara) dirediksi dapat menjadi pemicu pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Pulau Bintan. 

"Cuaca hari ini cukup cerah dan berawan. Namun esok hari akan terjadi hujan ringansampai sedang pada pagi hari dan siang," ungkap Khalid.

Hujan dengan skala ringan hingga sedang dia sebut diperkirakan akan terjadi di pagi hari dan siang pada 10 hinga 14 April 2019 mendatang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk Waspada terhadap akan adanya hujan lebat disertai petir dan angin kencang," katanya.

Hujan lebat diserai petir itu dia katakan dapat dikenali dengan pembentukan awan cumulonimbus atau awan berwarna hitam pekat pada pagi hingga siang hari. (Indra)




Berita Terkait
Lihat Semua