Kajati Ingatkan Berbagai Pihak Untuk Mengembalikan Aset Pemprov Kepri
28 Maret 2019
Kajati Kepri, Edy Birton. (Foto: Dokumen inilahkepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau, Edy Birton mengingatkan semua pihak yang tidak berhak menguasai atau menggunakan aset milik Pemprov untuk segera mengembalikan.

"Saya berharap dapat tergerak dengan kesadaran untuk mengembalikannya," tegas Edy Birton usai melaksanakan gotong royong pelaksanaan Program Indonesia Bersih di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Kamis (28/3/2019).

'Itu harus dikembalikan karena milik negara. Tidak diperbolehkan pinjam pakai karena pinjam pakai itu diperbolehkan bagi yang masih menjabat," tegasnya lagi.

Menurut Edy, sebagai tindak lanjut perjanjian kerjasama (Mou) antara Kejaksaan Tinggi dan Pemprov Kepri, pihaknya beharap Pemprov Kepri dapat berkoordinasi dan mengkonsultasikan permasalahan yang dihadapi.

"Jika di Pemprov ada permasalahan, silahkan koordinasikan dan dikerjasamakan. Kalau itu perdata atau tata usaha negara, Pemprob silahkan berikan SKK (Surat Kuasa Khusus) kepada kami. Kami selaku JPN (Jaksa Pengacara Negara) akan bertindak," paparnya.

Salah satunya terkait pengelolaan aset yang masih dikuasai oleh pihak ketiga atau oleh masyarakat atau misalnya mobil dibawa atau dipakai oleh pensiunan seharusnya belum dikembalikan, maka Kejati Kepri akan memintanya kembali.

"Kami belum tahu berapa jumlah riilnya. Yang tahu persis adalah Badan Aset Pemprov. Sifatnya prefentif. Kami akan berupaya menariknya kembali," tegas Edy Birton lagi. 

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah aset Pemprov Kepri yang dikuasai oleh pihak ketiga maupun pensiunan pejabat.

Dari hasil monitoring, KPK menyoroti masih dipakainya puluhan kendaraan dinas oleh pejabat yang sudah pensiun. Korsupgah KPK menemukan setidaknya 27 kendaraan yang dipinjamkan kepada yayasan dan LSM, serta 19 kendaraan yang masih dikuasai oleh mantan pejabat. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua