Basarnas Bangun 2 Kapal Induk di Batam
26 Maret 2019
Kepala Basarnas, Marskal Madya Bagus Puruhito. (Foto: Indra)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tengah membangun 2 kapal komando (induk) SAR di Batam. Ada kemungkinan salah satu kapal ini nantinya akan ditempatkan di Kepulauan Riau guna memperkuat operasional Kantor SAR Tanjungpinang.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP), Marsekal Madya Bagus Puruhito Senin (25/3/2019) mengecek proses pembuatan dua kapal induk Basarnas tersebut. Kedua kapal ini dibangun di galangan kapal PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) di Tanjung Uncang, Batam.

Kapal Basarnas yang sedang dibangun itu kelas 66 yang memiliki kemampuan memberikan bantuan ke kapal lain, berupa mensuplai air atau bahan bakar. Kapal juga dilengkapi Hyperbaric Chamber - berbentuk tabung besar menyerupai kapal selam- serta landasan helikopter.  

Di Tanjungpinang, Selasa (26/3/2019), Marskal Madya Agung Puruhito menyatakan jika pihaknya akan mereset ulang penempatan armada yang dimiliki Basarnas. 

"Sekarang Basarnas punya 2 kapal kelas 66. Jika ini selesai, berarti ada empat. Untuk kelas 40 ada 4 kapal. Nanti akan direset kembali untuk penempatannya," ujar Bagus menjawab pertanyaan jurnalis soal rencana penempatan kapal tersebut.

Namun Bagus menegaskan Kepulauan Riau masuk dalam prioritas karena letak provinsi ini yang strategis, memiliki jalur lalu lintas laut dan penerbangan yang padat.

"Tanjungpinang dan Batam merupakan wilayah terdepan yang lalu lintas laut dan udara padat. Tentunya dibutuhkan. personel yang profesional yang bisa diandalkan," tegas Bagus. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua