Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Menunggu Verifikasi Kemendikbud
18 Maret 2019
Seorang tenaga pengajar di Tanjungpinang. Kepala Dinas Pendidikan Kepri Muhammad Dali menegaskan jika tunda bayar tunjangan profesi guru PNS SMA/SMK/SLB Kepri Triwulan IV tahun 2018 masih menuggu hasil rekonsiliasi verifikasi data oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI. (Foto: Dokumen inilahkepri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Muhammad Dali menyatakan, kejelasan tunda bayar tunjangan profesi guru PNS SMA/SMK/SLB Kepri triwulan IV tahun 2018 masih menuggu hasil rekonsiliasi verifikasi data oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI.

"Setelah rekonsiliasi itu selesai, baru tunjangannya kita salurkan," demikian disampaikan Muhammad Dali, di Tanjungpinang, Senin (18/4/2019).

Hal ini disebut Dali mengingat tunjuangan yang diberikan merupakan dana APBN.

Proses rekonsiliasi dimaksud rencananya akan dilaksanakan di Kota Batam, mulai tanggal 19-22 Maret 2019 mendatang.

Peserta rekonsiliasi akan dihadiri oleh guru PNS perwakilan masing-masing kabupaten/kota di Kepri, bersamaan dengan guru PNS kabupaten/kota se-Sumatera. 

"Tunda bayar tunjangan profesi guru ini tidak hanya terjadi Kepri, daerah lainnya juga mengalami hal yang sama," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sekitar 500 guru PNS lingkup Kepri yang sudah terverifikasi, berunjuk rasa di Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Senin (11/4/2019) lalu. 

Mereka menuntut Pemprov Kepri segera membayar tunjangan profesi guru Triwulan IV tahun 2018. Demonstrasi salah satunya disebabkan Pemprov Kepri yang telah berjanji akan membayar tunjangan tersebut pada Februari 2019, namun hingga Maret 2019 belum ada kejelasan.


Adapun besaran tunjangan profesi guru yang dituntut yakni sebesar Rp8 Juta per orang. (Oma)





Berita Terkait
Lihat Semua