Rekonstruksi Pembunuhan, Rasyid Sudah Siapkan Besi Untuk Menghabisi Arnold
11 Maret 2019
Tersangka Abdul (mengenakan baju tahanan) dan almarhum Rasyid (diperankan model) melakukan adegan memasukkan tubuh Arnold ke dalam septic tank. Adegan ini merupakan rangkaian reka adegan pembunuhan terhadap pensiunan TNI AL tersebut pada 18 Agustus 2018 lalu. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kasus pembunuhan Arnold Tambunan, pensiunan anggota TNI AL yang mayatnya dibuang ke dalam septic tank di kediaman tersangka Rasyid di Jalan Melur, KM 8 Atas Tanjungpinang, direkonstruksi, Senin (11/3/2019) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Rekonstruksi digelar Sat Reskrim Polres Tanjungpinang, menghadirkan Abdul, salah satu tersangka pembunuhan. 

Sedangkan peran tersangka Rasyid yang wafat setelah mengalami kecelakaan diperankan orang lain. 

Ada sebanyak 42 adegan dilakukan di gudang penyimpanan tenda yang berada tidak jauh dari kediaman Rasyid. Adegan diawali dengan rencana pembunuhan oleh Rasyid. Dia bersama anak buahnya Abdul merencanakan pembunuhan di lorong gudang. Keduanya kemudian melanjutkan rencana menghabisi nyawa Arnold di lantai II gudang. 

Sebagaimana diketahui, rencana pembunuhan itu dilakukan Rasyid karena kesal kepada Arnold yang menagih utang sebesar Rp30 juta. 

Keesokan harinya, 18 Agustus 2018, Rasyid menyambut kedatangan Arnold. Saat itu masih pagi sekali. Suasana sepi karena hujan. 

Rasyid kemudian mengajak Arnold berbincang di dalam gudang. Mereka duduk di kursi. Dalam rekonstruksi tadi, ketika itu Rasyid telah menyiapkan besi yang berfungsi sebagai penyangga tiang tenda. 

Beberapa saat setelah berbincang, Rasyid lantas melayngkan besi dan mendarat di wajah kiri Arnold. Sesaat kemudian pensiunan TNI AL itu terhubung. 

Dia kemudian berlari ke arah semak di belakang gudang. Rasyid dan Abdul mengejar. 

Diperkirakan karena licin, Arnold terjatuh. Saat itulah Rasyid dan Arnold bertubi-tubi memukul. Rasyid di bagian kepala, sedangkan Abdul di bagian bawah tubuh Arnold hingga dia tak bergerak lagi.

Diperkirakan sudah tidak bernyawa, Rasyid dan Abdul kemudian mengikat tangan dan kaki Arnold, membungkus tubuhnya dengan plastik, lalu membuang tubuhnya ke dalam septic tank tak jauh dari lokasi tempat dia dihabisi.

Setelah membuang tubuh Arnold, Rasyid kemudian membawa sepeda motor dikendarai Arnold. Seoed motor itu dibawa ke rumah kontrakan Arnold di Batu 8, sedangkan Abdul menyusul dari belakang dengan mengendarai lori.

Berkas Perkara Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali menjelaskan, rekonstruksi pembuhanan dilaksanakan untuk memperkuat alat bukti serta memperkuat keyakinan penyidik untuk segera menyelesaikan pemberkasan. 

Ali menyebut pihaknya akan segera melimpahkan berkas perkara. 

"Secepatnya akan dilimpahkan," katanya. 

Ali juga menyatakan jika tidak ada fakta baru di luar keterangan disampaikan saksi, termasuk tersangka. Ada sebanyak 15 orang saksi dimintai keterangannya dalam kasus ini. 

"Karena tidak ada fakta baru, artinya keterangan saksi sesuai dengan rekonstruksi yang dilakukan," papar Ali. (Andri





Berita Terkait
Lihat Semua