Dua Hakim Nyatakan Tak Bersalah, Ranat Mulia Dinyatakan Bebas Pelanggaran Kampanye
09 Maret 2019
Ekpresi Ranat Mulia Pardede setelah mendengar putusan PN Tanjungpinang yang memvonisnya bebas dalam sidang putusan digelar di PN Tanjungpinang, Jumat (8/3/2019). Dua hakim dalam sidang ini menyatakan Ranat tidak terbukti bersalah melakukan pelanggaran kampanye, sedangkan seorang hakim lainnya menyatakan dirinya bersalah. JPU menyatakan pikir-pikir untuk melakukan banding. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang memvonis bebas Caleg DPRD Tanjungpinang, Ranat Mulia Pardede. Hakim menganggap Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini tidak terbukti melakukan pelanggaran kampanye di Kampus Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Pembangunan. 

Putusan bebas Ranat Mulia pardede ini dibacakan dalam persidangan digelar di PN Tanjungpinang Jumat (8/3/2019) pukul 22.40 WIB. 

Dalam putusannya, dua majelis hakim, Awani Setyowati selaku ketua dan Henda Karmila Dewi sebagai hakim anggota menyatakan dosen STIE Pembangunan Tanjungpinang ini tidak terbukti melekaukan pelanggaran kampanye.  


Kedua hakim itu menyatakan secara tegas bahwa Ranat Mulia Pardede tidak terbukti melakukan  tindak pidana sesuai pasal 521 jo pasal 280 ayat (1) huruf h UU RI nomor 7/2017 tentang Pemilu jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sementara itu, hakim Monalisa Anita T Siagian sebagai anggota menyatakan tidak sependapat dan menganggap Ranat Mulia bersalah. 

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan untuk memulihkan nama baik terdakwa dari segala tuntutan serta membebankan biaya perkara kepada negara. 

Atas putusan tersebut, JPU Kejari Tanjungpinang, Zaldi Akri menyatakan pikir-pikir untuk melakukan banding dengan waktu 3 hari pasca putusan. 

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Heriyanto mengatakan akan melakukan upaya hukum terhadap dua komisioner Bawaslu Tanjungpinang dan seorang anggota KPU Tanjungpinang ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Republik Indonesia. 

"Kami mengapresiasi terhadap majelis hakim telah memberikan rasa adil terhadap Ranat Mulia Pardede," tutupnya. 

Sebelumnya, Rabu (6/3/2019) pukul 20.10 WIB, JPU Kejaksaan Negeri Tanjungpinang menuntut 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun subsider 1 bulan dan denda Rp24 juta terhadap Caleg DPRD Tanjungpinang dari Partai Solidaritas Indonesia, Ranat Mulia Pardede, terdakwa pelanggaran kampanye di Kampus STIE Pembagunan, Senin (1/1/2019) lalu. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua