Kepri Peringkat Ketiga Provinsi Cetak KTP-el Tercepat se Indonesia
05 Maret 2019
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh berbincang dengan warga asal Tanjungpinang saat melakukan perekaman KTP-el di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Selasa (5/3/2019). Provinsi Kepri masuk dalam tiga besar pencetakan KTP-el dilaksanakan sepanjanang 2018 hingga 28 Februari 2019. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Dari 34 provinsi se Indonesia, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terdaftar sebagai urutan ketiga tercepat dalam melaksanakan program target dan menuntaskan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) masyarakat dilaksanakan tahun 2018 hingga 28 Februari 2019. 

Hal itu dikatakan, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Prof DR Zudan Arif Fakrulloh SH MH di acara rapat kerja Pemerintah Desa Kepri, Gedung Daerah Kepri, Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Selasa (5/3/2019). 

Dalam sambutannya, Zudan Arif Fakrulloh menyebutkan, provinsi yang masuk daftar tercepat dalam menuntaskan pencetakan KTP-el yakni Provinsi Bali, Bangka Belitung, Kepri capai 97 persen dan Provinsi DKI Jakarta. 

"Ini luar biasa Provinsi Kepri menjadi 3 besar dalam percepatan pencetakan KTP-elektronik mencapai sekitar 97 persen. Dan kita akan berikan penghargaan setelah provinsi lainnya selesai," jelasnya. 

Dirjen menegaskan, jika masyarakat telah melakukan perekaman namun belum terbit KTP-el, maka segera menghubungi Dinas Dukcapil kabupaten/kota di tempat masing-masing. 

"Kalau belum selesai segera hubungi Disdukcapil jangan mengaduhnya di koran, Instagram, Facebook dan lain-lain," katanya. 

Menurut Zudan, statistik secara nasional mencapai 97,78 persen, orang yang melakukan perekaman KTP-el selesai dalam waktu 30 menit hingga 1 jam. 

"Artinya, dari 100 orang, 83 orang selesai mengurus 1 jam. Saya pun mengakui ada yang belum selesai mengurus 2-3 jam hingga 3 hari," ucapnya. 

Dengan demikian, pihaknya mendorong kabupaten/kota untuk mengupayakan seluruh layanan administrasi kependudukan selesai dalam waktu 1-2 jam, sesuai Permendagri nomor 19 tahun 2018 tentang peningkatan kualitas layanan administrasi kependudukan. 

"Ini artinya, tidak ada lagi KTP-E yang belum dicetak di tujuh kabupaten/kota Dinas Dukcapil," terangnya. 

Dirjen menambahkan, pihaknya telah mencetak blanko KTP-el sebanyak 16 juta keping. Dan 8 juta lembar telah tersalurkan di daerah-daerah di Indonesia. 

"Mengenai kekurangan stok blanko di daerah ada keterlambatan pengambilan blanko dan Pusat menyiapkan biaya mengiriman juga," tutupnya. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua