Ratusan Pemusik Tanjungpinang Akan Semarakkan peringatan Hari Musik Nasional
28 Februari 2019
Ketua dan Sekretaris Bentan Music Community (BMC) Nuzuar David (kanan) bersama Candra Wijaya (kiri) saat jumpa pers di Waroeng Kopi W&W, KM 5 Tanjungpinang, Kamis (28/2/2019). (Foto: IST)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Sejumlah pecinta musik di Tanjungpinang berencana akan menggelar pertunjukan musik dan seni sempena peringatan Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret mendatang. Pementasan akan digelar di halaman RRI Tanjungpinang. 

Ketua Bentan Music Community, Nuzuar David mengatakan, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum yang dinilai mampu menjadi daya tarik baru dalam mengembangkan dunia pariwisata di Kota Tanjungpinang.
 
Dalam jumpa pers digelar di Waroeng Kopi W&W, Jalan A Yani, Kamis (28/2/2019), David menyatakan apresiasi terhadap pemerintah yang telah menetapkan 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional.

Sebagai upaya meregeneasi para pecinta musik di tanah air, khususnya di ibukota Provinsi Kepulauan Riau ini, sejumlah pecinta musik sepakat akan menggelar sejumlah iven musik dan seni.

David menerangkan, pementasan akan dilaksanakan seharian. Pagi hingga siang, akan dipentaskan penampilan kelompok musik dari kalangan pelajar, sedangkan siang hingga malam akan ada kelompok musik umum.

"Pada memontum itu juga digelar pertunjukan musik tradisional maupun modern," ujar David.

Sebagai upaya melestarikan musik dan seni di Tanjungpinang, lanjut dia, pihaknya selaku penyelenggaran juga menghadirikan sejumlah kesenian angklung dan kesenian tradisional lainnya pada malam peringatan Hari Musik Nasional tersebut.

"Kita berupaya menghadirkan semua unsur musik, jadi tidak diskriminasi. Dan kita tidak membawakan lagu-lagu barat, tapi nasional, kita cinta musik nasional," tegasnya.

Sejauh ini, kata David, Bentan Music Community (BMC) Tanjungpinang telah cukup banyak berperan dalam membangkitkan semangat pecinta musik di Tanjungpinang. Upaya itu dituangkan dalam kegiatan dan iven-iven live music disejumlah kafe-kafe.
Upaya dimaksud telah dilakukan sejak 2 tahun terakhir. 

"BMC Tanjungpinang memiliki tanggungjawab untuk meregenerasikan para pecinta musik di Tanjungpinang. Tidak gampang menyatukan persepsi. Namun kami cukup bersabar. Sampai saat ini sudah banyak bergabung, untuk merangkul kawan-kawan insan seni untuk tetap eksis berkesenian, membuat panggung bersama di sejumlah tempat," papar David.

Sementara itu, Candra Wijaya, Sekretaris BMC Tanjungpinang menambahkan, BMC merupakan wadah bagi penggemar musik untuk melestarikan musik di Tanjungpinang. Kehadiran BMC Tanjungpinang selain untuk berkumpul-kumpul juga memotivasi kepada generasi muda dalam bermusik di Tanjungpinang, namun tidak disambut oleh pihak pemerintah.

Candra melinai pemerintah tidak begitu serius mendukung pementasan seni, khususnya musik.

"Kami selalu mengingatkan untuk selalu bersinergi melaksanakan kegiatan musik dan seni," ujarnya.

Di tahun 2000-an, kata Candra, iven festival band diadakan di Tanjungpinang selalu ramai diikuti puluhan grup band. Kondisi itu saat ini dia katakan tidak didapati lagi.

Pemerintah disebut Candra dinilai lebih pro terhadap iven-iven olahraga .

"Untuk musik, jangankan internasional, nasional aja kurang, padahal musik ini talenta," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, musik dan seni disebutnya mampu menjadikan cara jitu bagi pemerintah untuk mengembangkan dunia pariwisata di Tanjungpinang. Potensi musik dan seni yang ada di Tanjungpinang dia nilai tidak kalah dengan kegiatan-kegiatan olahraga semisal balap motor, perahu naga atau dragon boat dan lainnya.

"Untuk membangkitkan pariwisata, jalan satu-satunya yang efektif adalah kesenian. Kita lihat sekarang, sanggar juga sudah mati, padahal kita punya potensi yang besar, kenapa ini tidak di optimalkan," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Candra mengimbau kepada semua pecinta musik untuk datang dan turut memeriahkan kegiatan tersebut. 


"Pada malam peringatan Hari Musik Nasional akan ada puluhan komunitas musik dari berbagai genre di Tanjungpinang. Semua pecinta musik kami imbau untuk datang. Ini ulang tahun kita. Jangan mengaku pecinta musik kalau nanti tidak hadir, termasuk pemerintah," pungkasnya. (Andri)






Berita Terkait
Lihat Semua