Dua Pengedar Sabu di Bintan Dihukum 5 Tahun dan Denda Rp1 M
25 Februari 2019
Arys Ode dan Agus Sofian, terdakwa pengedar narkotika jenis sabu seberat 0,76 gram , mendengarkan putusan majelis hakim PN Tanjungpinang, Senin (25/2/2019). Keduanya divonis penjara 5 tahun denda Rp1 miliar subsider 2 bulan kurungan. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Arys Ode dan Agus Sofian, terdakwa pengedar narkotika jenis sabu seberat 0,76 gram dihukum 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 2 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (25/2/2019). 

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Eduart Marudut P Sihaloho dalam amar putusan mengatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah karena telah melakukan pemufakatan jahat tindak pidana atau prekursor Narkotika. Dengan jelas-jelas melawan hukum menawarkan untuk dijual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika golongan 1.

"Kedua terdakwa dihukum 5 tahun sesuai pasal 114 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika," ucap Eduart saat membacakan putusan, yang didampingi Majelis Hakim Anggota, Ramauli Hotnaria Purba dan Corpioner di ruang sidang setempat. 

Dengan barang bukti, 4 paket sabu, alat hirup (boong), handphone merk Nokia, OPPO, plastik bening yang kemudian akan dimusnahkan. Sedangkan Rp700 ribu untuk negara. 

Atas putusan Majelis Hakim itu, tidak ada yang merasa keberatan antara Penasehat Hukum kedua terdakwa, A Nur dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bintan, R Ibrahim tidak keberatan.

Sebab sebelumnya, Arys Ode dan Agus Sofian telah dituntut 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan. 

Dalam dakwan JPU terdahulu, pada Selasa (9/10/2018), terdakwa Arys dan Agus dibekuk jajaran Sat Resnarkoba Polres Bintan di kediamannya, Kampung Baru, RT 002 / RW 003, Kelurahan Tanjungpinang Uban Utara, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan. 

Saat digeledah ditemukan 1 paket kecil sabu di dalam kotak rokok dan kemudian dilakukan penggeledahan lagi, didapatkan 3 paket sabu di dalam lemari pakaian, terbungkus dengan plastik bening. 

Dari pengakuan kedua terdakwa barang itu beli di Kota Batam, seharga Rp2,4 juta seberat 2 gram. Yang pergi beli adalah Arys. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua