Buntut Penganiayan Karyawan Kafe, Polisi Tutuf Kafe Ozon
22 Februari 2019
Garis polisi memagari pintu masuk Kafe Ozon di kawasan Bintan Plaza, Tanjungpinang. Jumat (22/2/2019) siang, polisi memasangi garis polisi pasca penganiayaan oleh tamu terhadap seorang karyawan kafe tersebut pada Jumat pagi. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Perkelahian antara pengunjung dan pekerja Kafe Ozon, di Komplek Bintan Plaza, Tanjungpinang, Jumat (22/2/2019) sekitar puklu 04.30 WIB berbuntut ditutupnya kafe tersebut.

Jumat siang, petugas Polsek Bukit Bestari memagari kafe tersebut menggunakan garis polisi (police line).

Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Marna mengatakan, penutupan kafe tersebut dilakukan sementara sampai pihaknya rampung mengumupulkan data yang diperlukan terkait kejadian perkelahian tersebut.

Perkelahian di kafe tersebut melibatkan karyawan kafe bernama Angga (21) dan seorang tamu diketahui bernama Wahyu. Informasi diperoleh, saat kejadian berlangsung tamu itu mengaku oknum TNI AU.

Perkelahian dikabarkan kesalahpahaman yang bernuntut cekcok dan berakhir dengan perkelahian. Akibat perkelahian ini, Angga dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka di jari, pelipis kanan dan punggung disebabkan pukulan kayu oleh lawannya. Angga dirawat di RSUD Tanjungpinang.

Kompol Marna menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memburu pelaku.

Bukan Oknum TNI AU

Pengakuan pelaku yang menyebut dirinya oknum TNI AU ini dibantah Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF). Dalam klarifikasi disampaikan Jumat siang, Lanud RHF memastikan tidak ada personel TNI AU bertugas di Lanud RHF bernama Wahyu.

"Kami pastikan seribu persen tidak ada personel Lanud RHF terlibat dalam masalah itu," demikian disampaikan Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud RHF Tanjungpinang. (Masrun/Andri)    




Berita Terkait
Lihat Semua