Polisi Kuras Septic Tank Untuk Cari Potongan Tulang
16 Februari 2019
Tim forensik Polda Kepri dan Polres Tanjungpinang menguras septic tank di kediaman almarhum Rasyid di Jalan Menur KM 8 Atas Tanjungpinang, Sabtu (16/2/2019) siang. Di dalam septic tank polisi menemukan sisa tulang belulang. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Tim Forensik Polda Kepri dan personil Polres Tanjungpinang menyedot kotoran hingga bersih di dalam septic tank, rumah kontrakan Almarhum Rasyid, Jalan Menur, Kilometer 8 Atas, Kelurahan Sei Jang, Kota Tanjungpinang pada Sabtu (16/2/2019) sore. 

Tim melakukan pembongkaran kembali untuk menemukan beberapa bagian tulang yang terpisah dari jasad korban setelah dievakuasi pada Kamis (14/2/2019) malam. 

Kabid Dokkes Polda Kepri, Kombes dr Jarot Wibowo pihaknya menemukan tulang yang dicari. Diantaranya, beberapa tulang kedua jari tangan kanan dan kiri, dan satu bagian tulang kaki kiri. 

Terpisahnya beberapa tulang-belulang korban itu mengingat terendam dalam waktu yang cukup lama, diduga selama 6 bulan.

"Dan syukur alhamdulillah, apa yang kita cari pada hari ini, kita mendapatkan walaupun tidak lengkap," jelasnya seusai timnya melakukan penyedotan melalui mobil tangki pada pukul 14.00 WIB - pukul 15.30 WIB. 

"Sisanya sudah kesedot dari mobil tangki bagian tulang yang kecil-kecil," tambahnya. 

Menurutnya, secara garis besar tengkorak dan tulang-belulang korban sudah ditemukan sekitar 96 persen.

Hal itu dapat menghindari dugaan animo masyarakat terhadap korban selama ini. 

"Setidaknya menyingkirkan dugaan mutilasi dan sebagainya," katanya. 

Jarot menambahkan, pihaknya masih melakukan proses otopsi terhadap kerangka dimaksud. Untuk itu, pihaknya belum bisa menyimpulkan identitas korban secara keseluruhan. 

"Rencana otopsi selesai hari ini," tutupnya. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua