Apakah Kerangka di Septic Tank adalah Arnold, Kapolres Sebut Hal Itu Masih Perlu Disahihkan
16 Februari 2019
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Kepolisian Resor Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin menyatakan jika pihaknya hingga kini masih fokus kepada mengungkap identitas kerangka manusia ditemukan di septic tank rumah kontrakan milik almarhum Rasyid, pengusaha tenda di Tanjungpinang, Kamis (14/2/2019) malam.

Dijumpai di Mapolres Tanjungpinang, Sabtu (16/2/2019), Kapolres mengaku jika penemuan kerangka manusia di belakang kediaman Rasyid yang wafat 10 hari setelah Arnold dilaporkan pada Agustus 2018 lalu ini merupakan rangkaian penyelidikan dari hilangnya Arnold (60).

"Dalam prosesnya ini kami masih mengidentifikasi, melakukan penyelidikan, proses selanjutnya ditemukan informasi, petunjuk yang berkaitan dengan peristiwanya dulu, kenapa hilang. Dikaitkan dengan proses penyelidikan dan penyelidikan," paparnya kepada sejumlah jurnalis. 

Sampai akhirnya, rangkaian penyelidikan itu berlanjut dengan ditemukan kerangka manusia yang masih dalam tahap forensik. 

"Namun demikian ini harus tetap didalami. Tidak hanya kepada tampilan fisik, tetapi juga evidence (bukti) tetapi juga scientific criminal investigation (investigasi kriminalitas ilmiah)," ujar Ucok.

Dirinya meminta semua pihak dapat memahami proses penyelidikan yang kini masih dilakukan pihaknya.

"(Identitas kerangka) Harus disahihkan dengan penilaian ante mortem (pengumpulan riwayat dan data jenazah korban) yang disandingkan dengan temuan secara fisik," ujarnya lagi.

Ucok berharap temuan kerangka itu menjadi titik terang untuk proses selanjutnya.

Ucok juga menyebut jika pihaknya belum melakukan penyelidikan rinci terkait permasalahan utang piutang, antara Arnold dan Rasyid yang merupakan pemilik rumah tempat kerangka ditemukan. 


"Belum ke arah sana. Bukan hanya itu saja, tetapi juga peristiwa lain berkaitan dengan hilangnya Arnold. Penyidikan ini jauh lebih penting," paparnya.

Terkait kasus ini, Ucok menyebut jika penyidik Sat Reskrim Polres Tanjungpinang sudah memintai keterangan lisan dari kedua belah pihak. Baik Rasyid maupun Arnold.

"Tentu akan diproses jika ada keterlibatan orang lain atas hilangnya Arnold. Tapi sejauh ini kami masih fokus kepada apakah ada korelasinya (antara hilangnya Arnold dan Rasyid). 


Sebelumnya, Nawati istri Arnold Tambunan membenarkan adanya persoalan utang piutang antara suaminya dengan Rasyid.

Menurutnya, suaminya mengenal Almarhum Rasyid lewat seorang pria dia kenal bernama Tony. Mereka datang ke rumah pribadinya beberapa bulan lalu. 

"Saya tak kenal Rasyid dan Tony. Suami saya datang ke sana rencana menagih utang," tuturnya. 

Namun Nawati merasa sangat yakin kerangka manusia ditemukan di dalam septic tank di kediaman Rasyid itu adalah suaminya.

Keyakinan itu dia sebut setelah melihat barang bukti baju, celana serta ikat pinggang yang ada pada kerangka.

Nawati bahkan meyakini suaminya tewas dengan cara dibunuh. (Andri/Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua