Nurdin Ingatkan Perusahaan Penambang Bauksit Patuhi Aturan
14 Februari 2019
Gubernur Kepri Nurdin Basirun. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun meminta para penambangan bauksit yang beroperasi di Kabupaten Bintan untuk mematuhi aturan yang berlaku. 

Nurdin menegaskan, pasca tambang yang harus dilakukan oleh para perusahaan adalah reklamasi dan penutupan hasil galian tambang. Dan merealisasikan program tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) lainnya untuk kesejahteraan masyarakat di lingkungan perusahaan. 

Sehingga lingkungan maupun hutan tidak mengalami kerusakan berat dikemudian hari. 

"Jaga lingkungan. Kemudian melaksanakan kewajiban-kewajiban yakni bayar pajak dan retribusi," ucap Nurdin seusai pembukaan festival Pulau Penyengat di Kelurahan Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (14/2/2019). 

Mengenai aktivitas pertambangan bauksit di Bintan, Gubernur mengaku belum bisa memastikan adanya perusahaan merusak lingkungan dan hutan. 

Sebab menurutnya, sebelum perusahaan melakukan kegiatan tambang, mereka telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL). 

"Saya tak bisa katakan merusak lingkungan karena mereka sebelum bekerja ada AMDALnya," sebutnya.

Lanjut ia katakan, sekalipun kedepan terbukti merusak lingkungan, pihaknya tidak serta merta langsung mencabut izin perusahaan. 

"Tidak segampang itu kita cabut-cabut. Orang usaha, kita kasih peringatan dan petunjuk serta arahan," imbuhnya. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua