Kadishub Kepri Yakin Labih Jangkar Bisa Dikelola Tahun ini
14 Februari 2019
Sejumlah kapal tengah berlabuh di perairan antara Pulau Batam dan Bintan. Dishub Kepri optimis pengelolaan labuh jangkar sudah bisa dilaksanakan tahun ini. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri, Jamhur Ismail,  sangat optimis pengelolaan labuh jangkar di Provinsi Kepri dapat terealisasi tahun 2019 ini.

Optimisme ini disampaikan Jumhur terkait telah didapatkannya wewenang pengelolaan kawasan perairan laut di Kepri, khususnya labuh jangkar belum lama ini.

Menurut Jamhur, hingga saat ini pihaknya terus berupaya untuk mempersiapkan segala persiapan dan persyaratan untuk mengelola Labuh jangkar yang ada di Provinsi Kepri, khususnya mempersiapkan peraturan gubernur (Pergub) terkait penarikan dan pengelolaan labuh jangkar ini.

Penerapan pengelolaan patensi labuh jangkar dia sebut bisa direalisasikan setelahnya Pergub telah dikeluarkan sehingga bisa menambah pundi pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Kepri.

Jamhur menjelaskan, oprator penarikan jasa labuh jangkar akan melibatkan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang ada di Batam dan juga melibatkan agen pelayaran yang ada dan telah berjalan.

“Kita menargetkan sumbangan sekitar Rp60 miliar untuk PAD bisa tercapai,” pungkasnya belum lama ini.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah menjelaskan bahwa pihaknya optimis bahwa realisasi pengelolaan labuh jangkar dapat segera dijalankan.

Arief berharap labuh jangkar dapat segera menyumbang PAD Kepri dan akan mendorong diterapkan secepatnya. 

Optimisme itu disebut Arief berkaca dari langkah-langkah yang telah dilakukan. Mulai dari mendapatkan kewenangan dari Pemerintah Pusat,legalitas dari Kejaksaan, serta koordinasi yang dilakukan dengan Kementerian Kemaritiman. (Andri) 




Berita Terkait
Lihat Semua