Nurdin Mengaku Belum Bayar Pajak Mobil
12 Februari 2019
Gubernur Nurdin Basirun memberikan penjelasan kepada pers di Aula Pemprov Kepri, Selasa (12/2/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Soal pajak mobil Honda CRV BP 757 NB yang menunggak pajak selama 6 tahun, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengakui dan menyebut itu memang kelalaiannya.

"Maklumlah. Terkadang sibuk jadi kadang lupa kalau pajaknya belum dibayar," kata Nurdin Basirun usai membuka peluncuran Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kinerja (SIMANJA) di Aula Pemprov Kepri, Dompak, Selasa (12/2/2019) siang.

"Sekarang sudah dibayar," kata Gubernur lagi.

Nurdin menampik jika mobil tersebut sudah dijual sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri, Reni Yusneli kepada sejumlah wartawan yang menghubunginya terkait hal itu.

"Tidak dijual," kata Nurdin.

"Cuma kadang saya sibuk, terlupa semua ya. Saya tak maulah gara-gara seperak dua perak nama saya tak baik. Tak maulah," pungkas Nurdin.

Diketahui, menunggaknya pajak kendaraan milik Nurdin ini diketahui dari Sistem Informasi Pajak Kendaraan Bermotor (SI PAMOR) Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri.

Pada aplikasi tersebut, tertera mobil Honda CRV RD5 Nopol BP 757 NB milik Nurdin Basirun menunggak pajak sejak 2013 lalu atau selama 6 tahun. Besaran pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp32.670.500. (Andri)
  




Berita Terkait
Lihat Semua