Gubernur Nurdin Nunggak Pajak Mobil Rp32 Juta?
12 Februari 2019
Stan BP2RD Kepri di lokasi Pameran Teknologi Informasi (TI) di Aula Seri Beni, Dompak, Selasa (12/2/2019). Dari aplikasi SI PAMOR di sediakan di Stan ini, diketahui jika mobil Honda CRV BP 755 NB atas nama Nurdin Basirun, menunggak pajak selama 6 bulan atau sebesar Rp32 juta lebih. (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun diketahui ternyata menunggak pajak kendaraan bermotor sebesar Rp32 juta.


Menunggaknya pajak kendaraan milik Nurdin ini diketahui oleh sejumlah wartawan yang melakukan pengecekan  melalui Sistem Informasi Pajak Kendaraan Bermotor (SI PAMOR) Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kepri yang berada di areal pameran Teknologi Informasi di Aula Seri Beni, Dompak, Selasa (12/2/2019).

Pada aplikasi tersebut tertera mobil yang pemiliknya atas nama Nurdin Basirun identik dengan nama Gubernur, Honda CRV RD5 Nopol BP 757 NB, beralamat di Bukit Senang, Kabupaten Karimun diketahui menunggak pajak sejak 2013 lalu atau selama 6 tahun.

Diketahui, besaran pajak bulanan mobil tersebut sebesar Rp 2.810.300. Ditotal dengan denda selama 6 tahun, total pajak kendaraan mobil milik Gubernur Nurdin Basirun yang harus dibayar adalah sebesar RP 32.670.500. Besaran pajak itu setelah melalui penyesuaian sebesar Rp486 ribu.

Menunggaknya mobil Honda CRV BP 757 NB milik Nurdin Basirun ini dibenarkan salah seorang staf BP2RD Kepri yang sedang bertugas menjaga stan di Pameran TI di Dompak. Staf ini menyebut mobil tersebut menunggak selama 6 tahun. (Andri)






Berita Terkait
Lihat Semua