Jembatan Babin Urung Dibangun Tahun Ini
08 Februari 2019
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri Abu Bakar. (Foto: Dokumen inilahkepri.com)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) yang rencananya akan dilaksanakan tahun 2019 ini kembali ditunda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri Abu Bakar, di Tanungpinang, Jumat (8/2/2019) mengatakan, rencana pembangunan dimungkinkan baru akan terealisasi di tahun 2020 mendatang.

Menurutnya, molornya pembangunan Jembatan menghubungkan Pulau Bintan dan Pulau Batam ini disebabkan pemerintah pusat memerlukan banyak waktu untuk mematangkan perencanaan pembangunan.


Nilai pembangunan yang tergolong cukup besar juga menjadi alasan lain batal dilaksanakannya pembangunan jembatan yang diprediksi memiliki panjang 7 kilometer pada tahun ini.  


"Pusat juga masih berpikir apakah proyek ini menggunakan dana APBN, atau Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU)," jelasnya.


Terpisah, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan pada tahun ini pemerintah pusat masih fokus untuk merubah Detail Enginering Desain (DED) pembangunan tersebut. 


Berdasarkan DED yang telah disiapkan Pemprov Kepri itu, lanjut Nurdin, pembangunan jembatan Babin ditaksir menghabiskan dana sekitar Rp3,5 triliun, jauh lebih rendah jika dibanding DED awal, dengan estimasi anggaran sebesar Rp7 triliun.


"Mudah-mudahan tahun ini selesai direvisi, dan 2020 mulai dibangun" ungkap Nurdin.


Nurdin turut menyampaikan pada dasarnya Presiden Joko Widodo telah merestui pembangunan Jembatan Batam-Bintan. 


"Sudah dibicarakan langsung dengan Pak Presiden Joko Widodo dan ditindaklanjuti oleh Menteri terkait lainnya," tuturnya. (Oma)




Berita Terkait
Lihat Semua