Hingga Magrib, Pelajar SMKN 7 Batam yang Tenggelam di Jembatan III Barelang Belum Ditemukan
02 Februari 2019
Petigas Basarnas bersama Polair dan Damkar Kota Batam menyisiri perairan tempat Muhammad Rafli dinyatakan hilang dan tenggelam di Jembatan III Barelang, Batam, Sabtu (2/2/2019). Magrib tadi, pencarian belum membuahkan hasil. (Foto: IST/Basarnas Tanjungpinang)

INILAHKEPRI, BATAM – Pencarian oleh Tim SAR terhadap Muhammad Rafli Kurnia (16), pelajar SMKN 7 Batam yang dikabarkan tenggelam di Jembatan III Barelang, Batam, belum membuahkan hasil. Usai magrib, pencarian dihentikan.

 

“Masih nihil. Akan dilanjutkan besok,” kata Kepala Seksi Operasional Basarnas Tanjungpinang, Eko Suprianto, Sabtu (2/2/2019) malam.

 

 

Muhammad Rafli Kurnia, pelajar SMK Negeri 7 Batam berusia 16 tahun hilang diduga terseret arus saat berenang di bawah Jembatan Barelang III, Batam, Sabtu (2/2/2019) sekitar pukul 12.50 siang. Sebelum dinyatakan hilang Muhammad Rafli bersama beberapa temannya berfoto-foto di kawasan Jembatan III Barelang. 

 

Mereka yang sedang liburan kemudian memilih berenang di bawah jembatan. Saat berenang itu, diduga Muhammad Rafli terseret arus dan kemudian tenggelam. 

 

Hingga magrib, pencarian terhadap korban masih dilakukan Petugas Basarnas bersama Polair dan Damkar Kota Batam. Basarnas menurunkan sedikitnya 7 petugas penyelamat dari Pos Pencarian dan Pertolongan Kota Batam, ditambah dengan kru KN SAR Purworejo sebanyak 5 orang. 

 

Pencarian dilakukan dengan cara menyisir lokasi tempat diduga hilangnya Muhammad Rafli. (Andri)

 





Berita Terkait
Lihat Semua