Tiang Pancang Jalan Lingkar Gurindam 12 Tepi Laut Mulai Ditanam
21 Januari 2019
Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Wali Kota Tanungpinang Syahrul menyiram tiang pancang proyek Jalan LIngkar Gurindam 12 di Tepi Laut, Tanjungpinang, Senin (21/1/2019) siang. Pelaksananan pembangunan jalan lingkar di kawasan Tepi Laut mulai dilaksanakan dengan ditanamnya tiang pancang. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Jalan Lingkar Proyek Gurindam 12 yang ada di Tepi Laut, Tanjungpinang, mulai dikerjakan dengan ditanamnya tiang pancang beton oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Senin (21/1/2019) siang.

Selain Gubernur, pemasangan tiang pancang jalan lingkar (ring road) Proyek Gurindam 12 ini juga dihadiri Sekdaprov TS Arif Fadillah, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Wakil Wali Kota Rahma, pihak kontraktor pelaksana yakni PT Gunakarya Nusantara, serta sejumlah kepala OPD di lingkup Pemprov Kepri maupun Pemko Tanjungpinang.


Pemasangan tiang pancang dimulai dengan pembacaan doa dilanjutkan pemukulan tiang pancang menggunakan drop hammer oleh Gubernur Nurdin Basirun. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Nurdin Basirun mengharapkan pengerjaan proyek jalan lingkar berjalan lancar, aman, dan tepat waktu.

"Semoga proyek ini cepat selesai sesuai jadwal yang ditentukan di tahun 2020 kedepan," ucapnya. 

Nurdin berharap keberadaan jalan lingkar ini mampu mendorong investor, meningkatkan pariwisata dan menjadi ikon Kota Tanjungpinang.

"Kami sepakat bersama Wali Kota untuk menjadikan Tanjungpinang menjadi kota yang indah, tertib dan aman," pungkasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri, Abu Bakar menambahkan, persentase pelaksanaan fisik proyek jalan lingkar saat ini telah mencapai 10 persen sejak dilaksanakannya peletakan batu pertama pada Jumat (12/10/2018) lalu. 


Abu Bakar menyatakan sejauh ini tidak ada kendala dalam pengerjaannya. Baik material proyek pembangunan penataan kawasan laut maupun tenaga kerja yang terlibat di dalamnya.

Secara keseluruhan, besaran dana diperuntukkan untuk proyek ini sebesar Rp530 miliar yang digelontorkan secara bertahap. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua