BMKG Prediksi Hujan Disertai Petir Masih Berlangsung Tiga Hari Kedepan
18 Januari 2019
Hujan yang berlangsung sepanjang Kamis hingga Jumat (18/1/2019) hari ini mengakibatkan puluhan rumah yang ada di Jalan Yudowinangun Tanjungpinang terendam hingga ketinggian paha orang dewasa. BMKG memprediksi hujan diserati petir masih akan berlangsung hingga tiga hari kedepan. (Foto: IST/BPBD Tanjungpinang)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memprediksi hujan lebat, angin kencang disertai petir diprediksi masih akan melanda wilayah Pulau Bintan selama tiga hari kedepan. 

BMKG meminta warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan untuk waspadai segala potensi yang akan terjadi, baik banjir hingga tinggi gelombang laut mencapai 3.5 meter di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri). Potensi peningkatan ketinggian gelombang terutama bakal berlangsung di Natuna dan Anambas. 

Prakirawan BMKG Tanjungpinang Diana Cahaya Siregar mengatakan, penyebab hujan baik hujan gerimis, hujan lebat serta guntur dan petir pada malam Jumat hingga dini hari, (18/1/2019) adalah akibat awan konvektif khususnya awan cumulunimbus. 

Terbentuknya awan tersebut menurut Diana adalah, peralihan angin di wilayah Pulau Bintan dan didukung pusaran angin dari arah Barat Kalimantan. 

Hembusan angin dominan dari Utara ke Selatan, dengan kecepatan 5-35 kilometer/jam.

"Penyebab terjadinya hujan yang terjadi di hari kemarin hingga berlanjut sampai subuh dini hari tadi diakibatkan oleh adanya belokan angin di wilayah Pulau Bintan, sehingga menyebaban terjadinya perkumpulan massa udara yang mampu menyebabkan terjadinya pembentukan awan-awan konvektif," ucap Diana saat dihubungi. 

Ia kembali menyebutkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan Kepri, untuk Tanjungpinang, Batam dan Karimun mencapai 0.2 - 1.3 meter, Bintan dan Lingga mencapai 0.2 - 2.5 meter serta perairan Anambas dan Natuna mencapai 1.0 - 3.5 meter. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua