Tersangka Pengancaman Komisioner Bawaslu Ditetapkan Sore Ini
14 Januari 2019
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Kepolisian Resor Tanjungpinang akan menetapkan tersangka kasus dugaan pengancaman dan penghadangan Komisioner Bawaslu Tanjungpinang, Senin (14/1/2019) sore ini. 

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali di Mapolres Tanjungpinang sekitar pukul 14.20 WIB tadi.

"Sore ini kami akan lakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka. Dari hasil itu nantinya akan dietatapkan berapa orang pelakunya," ucap Efendri.

Dari laporan diberikan Komisioner Bawaslu Kota Tanjungpinang, Mariyamah Efendri Ali menerangkan jika pihaknya telah memeriksa 9 saksi. Diantaranya 5 orang dari warga Dompak dan sisanya staf Bawaslu setempat. 

"Ketua RT/RW akan segera diperiksa," jelasnya. 

Dari gelar perkara nanti, pihaknya akan mendalami sejauh mana keterlibatan warga Dompak dimaksud. Apakah, bersangkutan murni melakukan perbuatan itu atas inisiatif pribadi dengan alasan resah karena didatangi Bawaslu. 

"Atau ada aktor yang menungganginya," sebutnya kepada sejumlah jurnalis. 

Lanjut Efendri menyebutkan, pasal yang disangkakan adalah, 212 KUHP yakni barang siapa sengaja melakukan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan menghalang-halangi petugas pemerintah resmi atau pembantu pemerintah resmi yang sedang melaksanakan tugas.

"Ancamannya 1,5 tahun," tuturnya. 

Ia menambahkan, kasus ini adalah tindak pidana murni bukan kasus pelanggaran Pemilu 2019.

"Tolong dipisahkan perkara ini. Ini bukan Gakkumdu, delik pidana murni yang ditangani Reskrim," tutupnya. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua