Stok Menipis, Harga Ayam Potong Merangkak Naik
08 Januari 2019
Salah seorang pedagang ayam potong di pasar tradisional Pasar Baru, Bembeng tengah melayani pembeli, Selasa (8/1/2019). (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Melewati tahun Baru 2019 dan memasuki Tahun Baru China atau Imlek pada 5 Februari kedepan, harga daging ayam potong mulai merangkak naik. 

Di pasar tradisional Pasar Baru, Kelurahan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang, Selasa (8/1/2019), harga daging ayam potong naik menjadi Rp42 ribu per kilogram (kg) dari sebelumnya Rp38 per kg. 

Bambang, salah seorang pedagang di Pasar Baru mengatakan, kenaikan harga ayam potong disebabkan stok berkurang di pasar. Ia menyebutkan, harga mulai naik sejak awal Januari 2019.

"Minggu lalu harga daging ayam Rp40 ribu per kilo. Informasinya beberapa hari kedepan akan naik lagi," ucapnya saat ditemui di lapak dagangannya. 

"Kalau ampela ayam stabil harganya Rp30-35 ribu per kilo," sebut pedagang yang juga disapa Bembeng ini.

Ditambahkan, pasokan ayam potong berasal dari Kota Tanjungpinang dan Kota Batam. Jika salah satu daerah ini stok berkurang, maka akan disuplai dari kota lain. 

"Ini dari Batam ayamnya. Kalau di Tanjungpinang banyak stok ayam maka Batam pesan ke sini," ceritanya. 

Mengenai daya beli masyarakat berjalan seperti biasanya. 

"Kita juga rasa kasihan sama masyarakat. Tapi kalau kita tidak naikan harganya, kita akan bangrut. Ya, tak ada toleransi lah," imbuhnya. 

Kondisi itu juga dibenarkan oleh pedagang ayam lainnya di pasar itu yakni Amat. 

"Satu bulan terakhir ini mulai harga Rp38 ribu naik Rp39 ribu sekarang naik Rp42 ribu per kilogram," tutup Amat dengan singkat.

Untuk diketahui, data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, harga daging ayam potong per tanggal 4 Januari dan 7 Januari 2019 seharga Rp42 ribu dari Rp40 ribu dan sebelumnya Rp39 ribu per kilogram. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua