Lantamal IV Tangkap Kapal Tanker Malaysia Bermuatan 1.497 Ton Solar
07 Januari 2019
Komandan Lantamal IV, Laksamana Pertama R Eko Suyatno memeriksa muara MT Teguh 9 di Dermaga Fasharkan Mentigi, Tanjunguban, Senin (7/1/2019). MT Teguh 9, kapal berbendera Malaysia mengangkut 1.497 ton solar ini diamankan KAL Anakonda karena diduga melakukan pelanggaran pelayaran, Sabtu (5/1/2019). (Foto: Andri)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV menangkap sebuah kapal tangker berbendera Malaysia diduga melakukan pelanggaran UU Pelayaran di Perairan Utara Teluk Jodoh, Batam, Sabtu (5/1/2019).

Kapal tanker berbobot 1.680 GT  dengan 13 awak kapal ini diamankan KAL Anakonda II-4-61, salah satu unsur Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama Angkatan Laut IV (Satrol Lantamal IV). 

Kapal tersebut berlayar dari Pelabuhan Tanjung Pelepas Johor Malaysia tujuan Pulau Sambu. Saat diamankan kapal memuat 1.762,130 KL solar (HSD) atau 1.497,8 ton.

Komandan Pangkalan TNI AL IV Tanjungpinang, Laksmana Pertama R Eko Suyatno menjelaskan, pengkapan  berawal ketika KAL Anakonda II-4-61 sedang melaksanakan operasi keamanan menemukan kontak secara visual berupa kapal tenker.  KAL Anakonda II-4-61 melakukan identifikasi kontak melalu AIS tetapi tidak menemukan data kapal tenker diduga kapal tersebut mematikan Automatic Identification System (AIS). Upaya komunikasi terus dilakukan dengan menggunakan radio FM chanel 16 dan 14 tetapi tetap di direspon oleh kapal tersebut.

Komandan KAL Anakonda II-4-61 memerintahkan untuk melakukan prosedur pengejaran penangkapan dan penyedikian. Upaya itu berhasil. Kapal berhasil dihentikan pada posisi 010 12’ 750” Lintang Utara dan 1030 56’ 076” Bujur Timur di Perairan Utara Teluk Jodoh. 

Saat melakukan pemeriksaan, personel di KAL Anakonda menemukan kapal tersebut tidak mengaktifkan AIS saat berlayar, Port Clearance palsu, ABK tidak disijil dan pasport tidak distempel pejabat imigrasi. 

"Dari temuan tersebut, patut diduga kapal MT Teguh 9 melakukan pelanggaran UU Pelayaran," kata Danlantamal memberikan keterangan pers, Senin (7/1/2019).

Kapal tanker kini diamankan di Dermaga Fasharkan Mentigi Tanjunguban guna proses pemeriksaan lanjut. (Andri)




Berita Terkait
Lihat Semua