Berkunjung ke Demaga Sungai Pelangi Kampung Bugis yang Lagi "Ngehits"
05 Januari 2019
Tiga bocah melompat di atas Dermaga Sungai Pelangi Kampung Bugis, Jumat (4/1/2019). Sejak dibuka Desember lalu, kawasan ini ramai didatangi wisatawan. (Foto: Masrun)
Sejak dibuka Desember 2018 lalu, Dermaga Sungai Pelangi Kampung Bugis, ramai didatangi wisatawan. Seketika Kampung Bugis menjadi kawasan pariwisata Kota Tanjungpinang yang "ngehits"

Pewarta : Masrun

Setidaknya ada ratusan wisatawan lokal dari beberapa daerah di Kepulauan Riau yang berkunjung datang ke Kampung Bugis. Daerah pesisir Tanjungpinang yang berada di Kecamatan Tanjungpinang Kota,  ramai didatangi wisatawan setiap akhir pekan. 

Rata-rata wisatawan yang datang membawa sanak keluarga untuk melihat spot-spot jembatan berwarna-warni berlatarkan laut, aneka warna-warni rumah warga di atas laut, kapal, hingga wajah Kota Tanjungpinang. 

Menurut Tono, merupakan penjaga pintu masuk Pelabuhan Dermaga Sungai Pelangi, Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota, warga yang datang tidak hanya berdomisili di Kota Tanjungpinang, tetapi kebanyakan juga berasal dari luar kota, semisal Batam, Kabupaten Bintan, sejumlah kabupaten lain yang ada di Kepri, bahkan diketahui berasal dari luar negeri. 

Umumnya wisatawan datang pada hari Sabtu dan Minggu. 

"Kampung ini mulai dikunjungi wisatawan lokal sejak Desember 2018 lalu," ucap Tono, Jumat (4/1/2019) siang. 

Di sini, para pengunjung terlihat sangat menikmati pemandangan maupun fasilitas yang ada, berswa-foto dengan melakukan berbagai aksi atau gaya untuk diabadikan di ponsel masing-masing. 

Secara pribadi Tono yang merupakan warga setempat mengaku senang karena Kampung Bugis mulai dikenali banyak orang di berbagai daerah atas perubahan yang dilakukan oleh Karang Taruna dan pemerintah setempat. 

Namun dia berharap kawasan tersebut dapat lebih dibenani lagi. Dermaga Pelabuhan pelangi dia sebut masih perlu penambahan agar lebih kelihatan indah. Di dermaga itu belum ditanam bunga dan tanaman hias di pot yang tersedia serta akan dipasangi lukisan di baliho nantinya. 

"Ini belum diresmikan oleh pemerintah. Masih ditanami bunga dulu," imbuhnya. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua