Ombak Putuskan Jembatan Selayang Pandang Tarempak
04 Januari 2019
Kondisi jembatan Selayang Pandang Tarempak Anambas yang terputus setelah dihantam ombak pada Kamis (3/1/2019) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin. (Foto: IST)
INILAHKEPRI, ANAMBAS - Ombak tinggi yang menghantam kawasan pesisir Kepulauan Anambas  sejak beberapa terakhir mengakibatkan Jembatan Selayang Pandang, Tarempak, Anambas, terputus.

Putusnya Jembatas Selayang Pandang ini terjadi Kamis (3/1/2019) sekitar pukul 16.00 sore kemarin.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sejak ombak tinggi menghantam pesisir Tarempak, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menutup akses jembatan dan mengalihkannya ke jalur alternatif.

"Pagi ini, Bupati Dan Wabup beserta jajaran Perangkat Daerah melakukan gotong royong di jalan alternatif (Pasir merah) pasca putusnya Jembatan Selayang Pandang (SP)," ujar Teddy Mahintara, Kasubag Dokumentasi dan Publikasi Humas Setdakab Anambas, Jumat (4/1/2019) pagi.

Selain itu, lanjutnya, sejumlah aparat dab petugas dari perangkat daerah terkait juga disiagakan di posko sekitar lokasi Jembatan SP yang putus.

Sebagaimana diketahui, ombak setinggi mencapai 6 meter telah berlangsung dalam 3 hari terakhir. Ombak tidak hanya menyebabkan rusaknya jembatan SP Tarempak, tetapi juga mengakibatkan kerusakan di sejumlah fasilitas umum seperti kawasan pariwisata. Sejumlah akun media sosial Facebook bahkan melaporkan adanya kerusakan rumah milik warga yang berada di kawasan pesisir.

BMKG Tanjungpinang menyampaikan, saat ini ketinggian gelombang di Anambas dan Natuna berkisar antara 2 hingga 6 meter. Kondisi ini diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari kedepan. 

BMKG mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di laut. Pemerintah Kabupaten Anambas bahkan telah mengeluarkan imbauan kepada warga yang tinggal di pesisir untuk mengungsi. Pemerintah setempat bahkan mengeluarkan larangan bagi nelayan setempat untuk melaut. (Andri)





Berita Terkait
Lihat Semua