KM Bukit Raya Terhalang Ombak Tinggi
03 Januari 2019
KM Bukit Raya. (Sumber: natunakab.go.id)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Gelombang besar yang terjadi di Perairan Natuna dan Anambas mengakibatkan KM Bukit Raya tak bisa merapat untuk menaikkan atau menurunkan penumpang ke dua kabupaten terluar di Kepulauan Kepri tersebut.

KM Sabuk Nusantara sempat dihalang gelombang tinggi laut saat memasuki perairan Natuna sejak 31 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 lalu, saat akan melakukan pelayaran menuju pelabuhan Serasan-Natuna.

Kondisi ini mengakibatkan KM Bukit Raya berlabuh di Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat selama tiga hari terakhir. 

"Kami mendapat laporan dari kapten kapal, tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Serasan. Dan Syahbandar Pontianak juga melarang kapal untuk tidak berlayar," ucap Kepala Bagian Operasional PT Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/1/2019) sore. 

Putra melajutkan, KM Bukit Raya bertolak dari Pontianak hari ini pukul 01.00 WIB dini hari. Dan saat ini kapal dalam perjalanan ke Pelabuhan Serasan-Natuna. 

Terkait cuaca ekstrim yang terjadi di Anambas saat ini, pihaknya belum mendapatkan laporan dari otoritas setempat. 

"Karena kapal belum menuju ke Kepulauan Anambas," jelasnya. 

Putra menyebutkan secara rinci, rute KM Bukit Raya dari Pontianak ke Pelabuhan Serasan-Midai Kabupaten Anambas, lanjut ke Pelabuhan Tarempa-Letung Kepulauan Anambas dan Kijang Kabupaten Bintan. 

"Setelah Anambas baru ke sini, diperkirakan tiba nanti Sabtu, 5 Januari 2019 pukul 14.00 WIB siang," sebutnya. 

Putra menambahkan, jika Syahbadar melaporkan tidak diperbolehkan kapal berlayar atas informasi BMKG, maka pihaknya akan mengikuti intruksi dimaksud. Sebab keselamatan penumpang dan para awak kapal lebih penting. 

"Syahbandar itu adalah bapak kami, kalau meraka katakan tidak bisa berlayar maka tidak bisa," imbuhnya. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua