Gelombang Tinggi di Anambas Diprediksi Berlangsung Hingga 2 Hari Kedepan
03 Januari 2019
Pagar pembatas Jembatan Selayang Pandang Tarempa Anambas yang mengalami kerusakan akibat dihantam ombak pada Kamis (3/1/2019) dinihari. Nampak Bupati Anambas, Abdul Haris meninjau jembatan Selayang Pandang yang rusak akibat dihantam ombak. (Foto: IST/Teddy Mahintara)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memprediksi ketinggian gelombang hingga mencapai 6 meter di Anambas dan Natuna masih akan berlangsung hingga 2 hari kedepan.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang Diana Cahaya Siregar secara khusus meminta agar masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir Kepulauan Riau untuk tidak banyak melakukan aktivitas di laut.

Imbauan disampaikan terlebih ketinggian gelombang yang saat ini dilaporkan telah merusak sejumlah fasilitas umum yang ada di Anambas.

"Ketinggian gelombang 2 hingga 6 meter diperkirakan masih akan berlangsung hingga 2 hari kedepan. Masyarakat agar lebih berhati-hati jika menggunakan jasa transportasi laut. Dan untuk para nelayan agar lebih berhati-hati saat saat berlayar. Namun alangkah lebih baik agar menunggu kondisi tinggi gelombang kembali normal dan kondusif utk berlayar demi keselamatan," papar Diana, Kamis (3/1/2019) siang.

Diana memaparkan, ketinggian gelombang di Perairan Kepulauan Riau mengalami peningkatan. Perairan Tanjungpinang, Batam, dan Karimun diperkirakan mencapai 0,2 - 1 meter. Sedangkan Perairan Bintan dan Lingga 0,5 - 2 meter, serta Perairan Anambas
 dan Natuna mencapai 2 hingga 6 meter.

Selain dipengaruhi air laut yang sedang pasang, peningkatan ketinggian gelombang di Perairan Kepri juga dipengaruhi oleh peningkatan kecepatan angin. Saat ini kecepatan angin rata-rata antara 0,5 hingga 30 km/jam berhembus dari Barat hingga Utara
. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua