Tiga Oknum Polisi Tersangka Pengedar Ekstasi Terancam Maksimal Hukuman Mati
30 Desember 2018
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi. ( Foto: Dokumen inilahkepri.com)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Tiga anggota Polres Tanjungpinang, RS, BS dan LM bisa saja dikenakan sanksi pidana maksimal hukuman mati. 

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi secara tegas mengatakan, sanksi tindak pidana narkotika jelas dalam UU nomor 35 tahun 2009. Jika yurisprudensi hakim memutuskan sanksi berat terhadap tiga anggotanya sesuai peran masing-masing, maka bisa jadi mereka akan terancam sanksi pidana berupa pemecatan hingga pidana hukuman mati. 

"Sanksinya kan pidana hukuman mati, ini kan yurisprudensi nya hakim yang memutuskan nanti," ucapnya kepada sejumlah jurnalis di kawasan Pulau Dompak, Sabtu (29/12/2018). 

Pihaknya saat ini tengah melakukan proses hukum terhadap oknum  pengedar ekstasi dimaksud. 

"Kemudian statusnya sudah ditahan di Mapolres Tanjungpinang," jelasnya. 

Atas kasus ini, menurut Ucok, merupakan saran serta kritikan atas laporan masyarakat untuk internal Polri, khususnya Polres Tanjungpinang. 

"Buat kami suatu koreksi ke dalam, tapi tidak bisa menutupi ini kita harus ungkap, itu kita serius dalam pemprosesan itu," katanya. 

Ucok menambahkan, Negara Republik Indonesia telah menetapkan bagi yang memproduksi, pengedar/penjual narkoba atau jenis narkotika lainnya adalah musuh seluruh elemen bangsa ini. 

"Presiden RI sudah menegaskan tidak ada yang main-main, harus perangi terhadap narkoba," tegasnya. 

"Kemudian Kapolri juga sudah menyampaikan yang main-main baik pengguna bandar maupun pengedar itu sanksinya tegas," sambung Ucok. (Masrun)




Berita Terkait
Lihat Semua