Ditetapkan Sebagai Tersangka Penyeludupan Barang, Suami Winda Idol Sebut Bayar Pajak
25 Desember 2018
Mulyadi Tan alias Ahi. (Foto: Masrun)
INILAHKEPRI, TANJUNGPINANG - Ditetapkan sebagai tersangka menyelundupkan sejumlah barang ilegal, Mulyadi Tan alias Ahi (33) yang merupakan suami Winda Idol enggan berkomentar banyak dan menyatakan menyerahkan permasalahan ini kepada aparat hukum.

Ditemui usai menghadiri open house perayaan Natal di Rumah Jabatan Kapolres Tanjungpinang, Selasa (25/12/2018), Mulyadi yang sebelumnya ditetapkan bersalah dalam kasus penyelundupan ribuan botol minuman beralkohol ini mengaku telah membayar pajak atas barang-barang ilegal berupa karpet dan peralatan kafe. 

Pengusaha salah satu hiburan malam di Tanjungpinang ini mengakui jika dirinya membawa kebutuhan usaha dengan mobil pribadi melalui Kapal Roro dari Batam ke pelabuhan Tanjunguban beberapa waktu lalu.  


"Selama ini yang saya tahu bayar pajak, lebih ke penerimaan negara. Ini kebutuhan rumah tangga," ucap Mulyadi di dalam mobil Toyota Alphard Vellfire yang dia tummpangi bersama seorang temannya.

Menurutnya, permasalahannya yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungpinang hanya persoalan administrasi saja.

Mulyadi menambahkan, seharusnya pihak terkait  mensosialisasikan mana barang ilegal dan barang legal. Sehingga pengusaha juga tahu. 

"Misalnya anda menggunakan casing handphone dapat dari mana, Batam kan. Asesoris HP bisa disosialisasikan," saranya. 

Atas kasus itu, Mulyadi enggan berkomentar lebih banyak, namun ia menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penyidik. 

"Itu kewenangan penyidik dan langkah selanjutnya belum ada upaya hukum," imbuhnya saat berada dalam mobil. 

Sebagaimana diketahui, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Tanjungpinang, Sodikin menyatakan jika pihaknya telah menetapkan 4 tersangka dalam kasus tersebut. Salah satu dari empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka ini adalah Mulyadi Tan.

KPPBC telah melayangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) untuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang. (Masrun)





Berita Terkait
Lihat Semua